Serem Kas! Makelar Tanah Dikerjai ‘Hantu’ Penunggu Pohon Jengkol

Supani menunjukkan kavling yang dipesan wanita misterius itu. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Supani menunjukkan kavling yang dipesan wanita misterius itu. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Peristiwa mistis yang dialami Supani (35) warga Wonolopo RT 1/RW 6 Mijen ini bisa jadi juga pernah Anda jumpai. Pria yang berprofesi sebagai makelar tanah tersebut baru saja mendapat konsumen misterius, seorang wanita yang mengaku tinggal di kawasan Ngaliyan.

Kisah Pani ini berawal ketika dirinya mendapat telepon dari seorang wanita yang mengaku bernama Ibu Dwi pada Sabtu (18/10). Dalam pembicaraan di telepon, wanita itu bermaksud membeli sebidang tanah kavling yang hendak dijual Pani di daerah Meteseh Kendal.

“Suaranya kurang jelas, namun masih bisa didengarkan. Entah dari mana dia dapat informasi, yang pasti, dia meminta tanah yang paling pojok No 8. Di situ ada pohon jengkolnya,” tutur Pani saat bercerita kepada metrosemarang.com, Rabu (22/10).

Kemudian, wanita tersebut menyuruh Pani untuk datang ke rumahnya, yang terletak di jalan Wismasari 10 No 15 Ngaliyan Semarang. Namun saat itu Pani meminta agar pertemuan diundur di hari berikutnya, lantaran ada beberapa hal yang harus ia kerjakan.

Dua hari berikutnya tepatnya Senin (20/10) siang, sekitar pukul 13.00 Pani mencoba menghubungi nomor wanita yang memesan tanah tersebut. Namun nomor itu tidak aktif. Berbekal alamat yang pernah diberikan, Pani pun memutuskan untuk langsung datang ke rumahnya.

Sesampainya di alamat si penelepon, keanehan mulai muncul. Rumah tersebut terlihat sepi dan tidak berpenghuni. “Saya sempat beberapa kali memberi salam, tapi tidak ada yang menjawab ” imbuh Pani seraya menunjukkan tanah yang dipesan wanita misterius itu.

Pani terperangah, saat tetangga sekitar mengatakan bahwa rumah tersebut sudah lama tak berpenghuni. Menurut mereka, penghuninya sudah lama meninggal dan  rumah tersebut juga dibiarkan kosong lantaran anaknya tinggal di tempat lain. “Saya lama sekali duduk-duduk di depan rumah itu. Saya juga sempat cerita pada beberapa orang di situ, tapi mereka tidak percaya,” ucapnya.

Setelah lama menunggu dan tak mendapat kejelasan, Pani pun memutuskan untuk meninggalkan rumah yang terkesan angker tersebut. Sesampainya di jalan, tepatnya di depan RS Permata Medika Ngaliyan, keanehan kembali muncul. Tiba-tiba ponselnya kembali dihubungi wanita misterus tersebut. “Saya sempat mrinding pas dia telepon lagi. Tapi tetap saya angkat. Suaranya masih tidak jelas, tapi dia bilang ingin membatalkan pemesanan karena sudah dapat di lokasi lain,” ujar Pani.

Sampai saat ini pengalaman menyeramkan tersebut masih terus terbayang di kepalanya. Sampai saat ini, dia juga belum bisa mengungkap jati diri penelepon misterius itu. Pani pun sempat berpikir bahwa si penelepon adalah hantu. Namun, dia juga belum tahu pasti apakah wanita misterius itu ada kaitannya dengan pohon jengkol di kavling yang dia tawarkan. “Dia mungkin hantu, tapi kenapa dia milih kavlingan No 8 itu,” tutur Pani dengan nada bingung. (yas)

You might also like

Comments are closed.