Sering Kebobolan, Eko Yakin Pertahanan PSIS akan Membaik

Fauzan Fajri menjadi andalan untuk memimpin barisan pertahanan Mahesa Jenar. Foto Metrosemarang/dok liga indonesia
Fauzan Fajri menjadi andalan untuk memimpin barisan pertahanan Mahesa Jenar. Foto Metrosemarang/dok liga indonesia

SEMARANG – PSIS tampil lumayan garang di paruh pertama babak 8 besar Divisi Utama. Tajamnya lini serang Mahesa Jenar tersebut juga memberi konsekuensi pertahanan mereka mudah bocor. Dengan skuad yang nyaris lengkap, pelatih Eko Riyadi punya keyakinan pertahanan PSIS bakal semakin membaik.

Hingga matchday 3 perempatfinal, PSIS menjadi tim paling produktif di antara tujuh kontestan lainnya. Total tujuh gol dihasilkan Fauzan Fajri dkk dalam tiga laga terakhir atau 2,3 per gim. Produktivitas anak-anak Semarang bahkan lebih tinggi ketimbang PSS Sleman dan Borneo FC yang memuncaki masing-masing grup. Kedua tim itu baru mengemas lima gol atau 1,6 per gim.

Sepanjang fase 8 besar, Hari Nur masih memimpin daftar top skor tim berkat trigol ke gawang PSGC. Empat gol lainnya merupakan kontribusi Julio Alcorse, Ronald Fagundez, M Yunus dan Franky Mahendra. Dalam periode yang sama di babak 16 besar, anak asuh Eko Riyadi cuma lima kali menjebol gawang lawan.

Namun, meningkatnya produktivitas gol PSIS ternyata juga menyisakan lubang di blok pertahanan. Sejauh ini sudah lima gol bersarang ke gawang Mahesa Jenar atau 1,6 per gim. Jumlah ini hanya minus satu dari total kemasukan gol di fase sebelumnya.

Pelatih Eko Riyadi menyebut timnya belum menemukan keseimbangan saat menghadapi tekanan. Menurut eks Persitema ini, bocornya pertahanan bukan berarti buruknya permainan bek-bek PSIS. “Sejak awal saya tekankan tim ini harus bermain kolektif. Jika sampai kebobolan, berarti ada kelengahan di antara 11 pemain yang ada di lapangan. Kami akan terus berbenah untuk menciptakan keseimbangan, baik saat menyerang maupun bertahan,” tuturnya.

Jelang menjamu PSGC Ciamis, Sabtu (18/10) besok, kecuali Taufik Hidayat dan Ronald Fagundez, Eko memastikan semua pemainnya dalam kondisi siap tempur. Bek Anam Sahrul yang absen di dua laga terakhir, juga sudah cukup fit untuk kembali mendampingi Fauzan di jantung pertahanan. Begitu juga dengan Welly Siagian yang sempat mengalami cedera saat tandang ke Ciamis.

Pulihnya dua pilar pertahanan tersebut membuat Eko leluasa merancang empat tembok di depan gawang Catur atau Ivo. Namun, pulihnya Anam bisa jadi memberi masalah baru buat Eko. Penampilan Sunar Sulaiman saat mengisi posisi eks defender Persijap itu juga lumayan bagus. “Kita akan lihat kondisi terakhir sebelum pertandingan. Semua pemain punya kesempatan tampil,” tandas Eko. (*)

You might also like

Comments are closed.