Sering Lupa Bayar Iuran? BPJS Kesehatan Bisa Autodebet

autodebet BPJS
Jajaran pimpinan BPJS Kesehatan dan mitra perbankan bekerja sama dalam Implementasi Layanan Autodebet Untuk Pembayaran Iuran Peserta Program JKN-KIS di Jakarta, Kamis (19/4). (Foto: istimewa)

 

JAKARTA – BPJS Kesehatan terus meningkatkan pelayanan kepada para peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Khususnya Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU), yang mengalami kendala lupa membayar iuran setiap bulan kini bisa menggunakan fasilitas autodebet.

BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan sejumlah bank mitra kerja yaitu BNI, BRI, Bank Mandiri dan BCA yang menyediakan fasilitas pembayaran autodebet untuk pembayaran iuran peserta JKN-KIS. Per 1 Mei 2018, BPJS Kesehatan juga memberlakukan kewajiban bagi peserta PBPU/mandiri khususnya kelas 1 dan 2 untuk melakukan pembayaran iuran dengan metode autodebet.

Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Kemal Imam Santoso mengatakan, pihaknya memperkuat implementasi pembayaran melalui autodebet melalui penandatanganan Surat Edaran Bersama tentang Implementasi Layanan Autodebet Untuk Pembayaran Iuran Peserta Program JKN-KIS dengan bank mitra.

“Kami respons cepat terkait masukan dari peserta tentang pembayaran iuran, ada sebagian peserta sebenarnya yang ingin membayar iuran namun pada saat tanggal pembayaran ternyata lupa, sehingga menjadi menunggak dan status kepesertaannya tidak aktif. Melalui sistem autodebet, kini tidak perlu khawatir lupa karena bank akan secara otomatis menarik tagihan iuran JKN-KIS dari rekening peserta, dan status kepesertaan aktif dengan harapan tidak terkendala saat mendapatkan pelayanan kesehatan,” ungkapnya seusai melakukan penandatangan kerja sama di Jakarta, Kamis (19/4).

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Adi Sulistyowaty, Direktur Corporate Banking PT Bank Mandiri (Persero) Royke Tumilar, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Sis Apik Wijayanto dan Direktur PT Bank Central Asia Santoso. Melalui pendantanganan ini implementasi pembayaran iuran autodebit dapat lebih optimal dilaksanakan di masing-masing cabang bank mitra kerja seluruh Indonesia.

Mekanisme pembayaran iuran melalui autodebet sangat mudah. Peserta PBPU/mandiri kelas 1 dan 2 yang sudah cukup mengenal dan sering mengakses bank tinggal datang ke bank yang bekerja sama dan mendaftarkan diri dengan mengisi formulir kesediaan membayar iuran melalui autodebet. Kemudian, peserta harus memastikan nomor rekeningnya benar sehingga tidak terjadi kesalahan pendebetan. Adapun, pendaftaran autodebet juga bisa dilakukan di Kantor Cabang BPJS Kesehatan, yang kemudian akan diteruskan ke bank yang bekerja sama.

“Upaya ini kami lakukan disamping untuk memudahkan peserta dalam membayar iuran secara tepat waktu, meningkatkan kepatuhan peserta PBPU/mandiri, juga diharapkan dapat membantu meningkatkan sustainibilitas program JKN-KIS. Kami juga mengapresiasi dukungan perbankan khususnya dalam mendukung program ini, ” tandas Kemal. (ang)

You might also like

Comments are closed.