Setda: Anggap Kaligarang sebagai Halaman Rumah

Kaligarang menjadi aset Kota Semarang yang wajib dijaga kelestariannya oleh pemerintah dan masyarakat. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Kaligarang menjadi aset Kota Semarang yang wajib dijaga kelestariannya oleh pemerintah dan masyarakat. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Pemanfaatan Kaligarang saat ini sudah baik. Hal itu disampaikan oleh Setda Kota Semarang, Adi Tri Hananto. Dia mengajak masyarakat untuk menganggap bahwa Kaligarang adalah halaman depan rumah mereka, bukannya belakang rumah.

“Dengan anggapan tersebut, maka Kaligarang akan dijaga, tidak hanya oleh pemerintah, namun yang lebih penting dijaga oleh masyarakat sekitar,” kata dia, Kamis di kantor PDAM Tirta Moedal, Kamis (28/5).

Dengan adanya komitmen bersama untuk menjaga Kaligarang, diharapkan pelestarian alam di Semarang akan dapat dinikmati tidak hanya generasi sekarang, tetapi juga generasi yang akan datang.

Adi cukup bangga ketika Semarang dibandingkan dengan kota-kota lain. Pasalnya, kota lain agak kesulitan mengolah sumber air baku yang digunakan untuk diolah menjadi air bersih.

“Contoh saja Pekalongan. Di sana agak kesulitan karena ada beberapa kali yang sudah terkena limbah sehingga kurang maksimal jika dimanfaatkan,” kata dia.

Dia berharap, meski PDAM Tirta Moedal bukan lembaga profit, kualitas pelayanan terhadap konsumen tetap diutamakan. “Harus melayani secara profesional dan tarifnya tetap wajar,” pungkasnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.