Setelah 25 Tahun, Anak-anak SD Jabungan Kini Punya Jembatan ke Sekolah

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan wakilnya Hevearita Gunaryanti Rahayu meresmikan Jembatan Jabungan, Senin (23/10). Jembatan di Kelurahan Jabungan Kecamatan Banyumanik itu merupakan akses vital bagi anak-anak sekitar bersekolah ke SDN Jabungan.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meresmikan Jembatan Jabungan, Senin (23/10). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Anak-anak dan warga sekitar menantikan keberadaan jembatan tersebut sudah selama 25 tahun. Selama ini anak-anak SD harus berjuang keras menerjang arus sungai untuk berangkat ke SDN Jabungan setiap hari.

Awal tahun ini setelah Pemerintah Kota Semarang mendapatkan laporan tentang anak-anak yang harus menyeberangi sungai besar demi untuk belajar tersebut, langsung melakukan pembangunan Jembatan Jabungan. Jembatan ini akhirnya diresmikan dan sudah bisa digunakan anak-anak ke sekolah, maupun warga yang akan melakukan aktifitas.

Hendrar Prihadi mengatakan, daerah Jabungan merupakan priorits pemkot yang sangat mendesak untuk dibenahi infrastrukturnya. Mulai jalannya, sekolahnya, jembatannya, dan salurannya.

“Jabungan termasuk tertinggal infrastrukturnya di Kota Semarang, lainnya seperti Rowosari dan wilayah Genuk serta di sebagian wialayah Mangkang yang selama ini belum terjamah Pemkot Semarang,” katanya usai peresmian.

Jembatan Jabungan sepanjang 81 meter dan lebar sekitar 1,2 meter dibangun dengan dana APBD dan CSR. Jembatan masih bersifat semi permanen dengan penyangga besi dan dari papan.

Hendi panggilan akrabnya mengatakan semoga jembatan bermanfaat terutama untuk warga yang anaknya berskolah di SDN Jabungan dan warga lainnta. “Meski jembatan kecil tapi sangat vital,” ujarnya.

Dia menambahkan para kepala dinas harus mau turun ke bawah untuk mengetahui yang dibutuhkan masyarakat. Tidak hanya menunggu laporan dari para bawahannya.

“Hari ini yang dibutuhkan masyarakat pemimpin yang mau turun ke bawah. Supaya tidak dibohongi bawahannya, artinya jangan-jangan laporannya ABS atau asal bapak senang. Juga bisa melihat secara langsung kerja yang sudah dikerjakan,” tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.