Siang Sin Giu Hok, Ritual Mengantar Dewa ke Kahyangan di Kelenteng Tay Kak Sie

Upacara Siang Sin Giu Hok di Kelenteng Tay Kak Sie, Kamis (12/2). Foto Merosemarang
Upacara Siang Sin Giu Hok di Kelenteng Tay Kak Sie, Kamis (12/2). Foto Merosemarang

SEMARANG – Umat Tionghoa menggelar upacara Siang Sin Giu Hok (ritual mengantar para dewa ke kahyangan) di Kelenteng Tay Kak Sie, Gang Lombok, Kamis (12/2). Ritual ini merupakan upacara pembuka dimulainya perayaan tahun baru Imlek.

Ritual diawali dengan pembacaan parita suci oleh pemuka umat di depan altar. Tepat pukul 16.00 bedug dan lonceng di kelenteng dipukul keras-keras. Sejumlah umat kemudian berkumpul di tengah klenteng sambil membawa tampah berisi lembaran-lembaran uang kertas untuk kemudian dibakar. Asap pembakaran membumbung keatas, sambil terus memutar-mutar tampah doa-doa dilafalkan.

“Upacara ini rutin dilakukan tiap tahun, para Dewa naik ke kahyangan untuk menghadap Yang Maha Kuasa guna menyampaikan laporan. Laporan yang disampaikan berupa amalan perbuatan umat manusia, baik yang buruk maupun yang baik,” kata salah seorang peserta ritual.

Sehari setelah ditinggalkan para Dewa ke Kahyangan, umat kemudian akan bersama-sama membersihkan kelenteng. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari altar, patung, hingga tempat abu hio. (MS-01)

activate javascript

You might also like

Comments are closed.