Siapkan Kredit Wibawa, Warga Kampung Pelangi Didorong jadi Pelaku Usaha

METROSEMARANG.COM – Sektor ekonomi menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang saat ini untuk menata Kampung Pelangi di Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan. Warga yang tinggal di tempat yang telah menjadi viral secara nasional dan bahkan internasional ini akan diberdayakan lewat fasilitasi program Kredit Wibawa.

Wali Kota Hendrar Prihadi saat meninjau Kampung Pelangi. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Kredit Wibawa dengan leading sektor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, merupakan program pemberian kredit modal usaha kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dengan bunga hanya 0,25% per bulan atau 3% per tahun.

Program yang diluncurkan Pemkot Semarang sejak 17 Januari 2017 lalu ini juga jangka waktunya sampai 2 tahun. Serta bagi pelaku usaha yang pinjam modal maksimal Rp 5 juta tidak perlu menggunakan agunan atau jaminan.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pemerintah akan memfasilitasi penataan ekonomi warga yang bertempat tinggal di Kampung Pelangi. Warga yang ingin mengembangkan usaha apapun untuk mendukung keberadaan Kampung Pelangi, bisa mengakses Program Kredit Wibawa di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.

”Kita ingin memoles yang sifatnya ekonomi. Misalnya warga mau membuat handycraf, kaos, gantungan kunci, kuliner yang sifatnya mendukung Kampung Pelangi. Pemerintah siap memfasilitasinya lewat program Kredit Wibawa,” kata wali kota, Rabu (23/5).

Ia mengharapkan Kampung Pelangi sebagai ikon wisata baru di Kota Semarang dapat mensejahterakan warga sekitar. Sekaligus warga dapat melayani wisatawan yang berkunjung dengan baik. Karena itu warga tidak boleh melakukan aktifitas demi mendapatkan uang tapi membuat pengunjung kapok datang ke Kampung Pelangi.

”Tidak boleh sedikit-sedikit uang, mau foto dikasih kotak (sumbangan seihklasnya), itu tidak boleh. Tetapi kalau mau dapat pemasukan harus dari berbisnis saja,” tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.