Silpa Rp 1,1 Triliun, Tavip Minta SKPD Segera Genjot Pembangunan

Pj Wali Kota SSemarang Tavip Sipriyanto menyerahkan DPA kepada SKPD di lingkungan Pemkot Semarang, Jumat (8/1. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Pj Wali Kota SSemarang Tavip Sipriyanto menyerahkan DPA kepada SKPD di lingkungan Pemkot Semarang, Jumat (8/1. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

METROSEMARANG.COM – Memasuki awal 2016, Penjabat (Pj) Wali Kota Semarang, Tavip Supriyanto menginginkan segenap SKPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk segera bekerja tanpa menunggu Wali Kota baru hasil Pilwakot. Hal ini dimaksudkan untuk segera mulainya proses pembangunan Kota Semarang.

Dia juga berharap, proses lelang bisa dimulai Januari 2016 agar rekanan dapat langsung bekerja. Pelaksanaan penbangunan dirasa sangat penting lantaran Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Kota Semarang yang mencapai Rp 1,1 triliun perlu ditekan.

“Kepala SKPD harus segera berkoordinasi setelah menerima Dokumen Pelaksanaan APBD (DPA) SKPD. Jadikan Silpa yang banyak tersebut sebagai evaluasi agar tidak terulang pada 2016 ini,” kata Tavip usai menyerahkan DPA, Jumat (8/1) di Ruang Gedung Moch Ihsan lantai 8, Komplek Balai Kota Semarang.

Dia juga meminta kepada SKPD agar tegas memasukkan ke daftar hitam bagi rekanan yang tidak bisa menyelesaikan tugasnya. Tavip juga melakukan penyegaran di sektor Unit Layanan Pengadaan (ULP) agar kinerja di bagian lelang bisa maksimal.

Sementara itu, Wakil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Wiwin Subiyono mengatakan akan mengawal proses pembangunan, terutama dalam proses lelang. “SKPD harus mempunyai langkah antisipasi. Biasanya yang menghambat proses pembangunan adalah ketika gagal lelang. Jika terjadi, harus segera dilakukan antisipasi,” paparnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.