Sirkus Masak Seafood Juleha Omah Kuliner

Tawaran Baru di Semarang

Yang menjadi pembeda dengan tempat lain adalah acrobatic teppanyaki yang merupakan konsep memasak Jepang yang secara langsung ditunjukkan di depan konsumen

SEORANG chef menuangkan minyak ke meja dari pelat baja kotak. Kemudian dia mengambil dua buah spatula untuk memasak bawang merah dan bawang putih di meja itu. Sambil menunggu bumbu berbau harum, dia melempar-lempar dua buah spatula itu sembari mengetuk-ketukan di meja. Riuh sekali.

juleha omah kuliner
Chef sedang melakukan akrobat memasak seafood dengan cara ala Jepang Teppanyaki di Juleha Omah Kuliner di Jalan Pemuda No 100 Semarang. (Foto: metrojateng.com/anggun puspita)

Tak lama, menyusul daging ikan patin yang sudah dipotong kotak-kotak dimasukkan, dicampur dengan bumbu-bumbu lain. Bak tukang sulap di pertunjukan sirkus, sang juru masak tetap beratraksi melempar alat masak ke udara selama proses mematangkan ikan. Polah memasak seperti itu disebut teppanyaki, cara memasak ala Jepang.

Atraksi memasak seafood dengan cara akrobat itu ditawarkan Juleha Omah Kuliner. Restoran ini beralamat di Jalan Pemuda No 100 Semarang. Dibuka pada Januari 2019, rumah makan ini ingin memberikan sesuatu yang berbeda kepada konsumen.

Manager Juleha Omah Kuliner Lobster and Seafood, Febe Ayu mengatakan, rumah makan tersebut merupakan salah satu cabang dari Juleha Omah Kuliner yang sudah ada di Surabaya.

“Kami mencoba buka cabang di Semarang, karena melihat peminat seafood di kota ini cukup banyak. Yang menjadi pembeda dengan tempat lain adalah acrobatic teppanyaki yang merupakan konsep memasak Jepang yang secara langsung ditunjukkan di depan konsumen,” tuturnya.

 

Loster Best Seller

Puluhan menu seafood dengan berbagai macam bumbu dapat dipesan di sana. Tidak hanya berbagai menu ikan, Juleha Omah Kuliner juga menyajikan lobster sebagai menu andalan yang banyak dipesan.

juleha omah kuliner
Menu lobster menjadi andalan di Juleha Omah Kuliner di Jalan Pemuda No 100 Semarang. (Foto: metrojateng.com/anggun puspita)

“Lobster menjadi best seller karena harga yang kami tawarkan sangat terjangkau, yaitu mulai Rp 35 ribu per ons. Konsumen bisa memilih saus sesuai selera ada saus bakar, tauco, lada hitam, asam manis, saus padang, telur asin, dan masih banyak lagi. Namun, khusus saus telur asin menambah biaya Rp 8 ribu,” ungkapnya.

Untuk lebih memperkenalkan ke masyarakat, rumah makan itu memberikan promo potongan harga hingga 20% untuk semua menu dengan syarat dan ketentuan berlaku.

“Promo diskon up to 20% mulai Januari sampai bulan April 2019, syarat follow akun Instagram kami dan foto makanan plus tempat, tag lokasi serta tag minimal tiga teman, langsung ditunjukkan ke kasir. Minimal pembelian Rp 100 ribu langsung kami beri potongan harga. Selain itu, kami juga berikan promo tambah nasi sepuasnya dan gratis teh tawar,” kata Febe.

Pada kesempatan yang sama, pemilik Juleha Omah Kuliner Lobster dan Seafood, Juwono Saroso menambahkan, potensi di Semarang sangat bagus untuk bisnis kuliner. Kuncinya tinggal bagaimana bisa mengelola.

“Misal di Semarang jangan menjual harga yang terlalu mahal. Tetap harus memperhatikan segmen dan bagaimana pasar atau minat konsumen,” katanya. (*)

 

Artikel ini telah dipublikasikan oleh metrojateng.com
You might also like

Comments are closed.