Sisi Lain Aktivitas Prajurit Yonif 405/SK Jaga Tapal Batas Boven Digoel

METROSEMARANG.COM – Berjaga di tapal batas Indonesia di Tanah Papua butuh tantangan tersendiri. Tak terkecuali bagi para prajurit Yonif 405/SK yang saat ini mengemban tugas melakukan pengamanan di Pos Kout Satgas Yonif 405/SK, KM 13 Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Aktivitas prajurit Yonif 405/SK yang saat ini mengemban tugas melakukan pengamanan di Pos Kout Satgas Yonif 405/SK, KM 13 Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Foto: istimewa

Praka Hendro, seorang prajurit Yonif 405/SK, bahkan harus mencari kesibukan lain untuk mengusir rasa jenuhnya selama bertugas di Bumi Cenderawasih. Di sela tugasnya, ia menyempatkan diri melatih masyarakat Boven Digoel membuat beberapa buah gitar.

Praka Hendro mengatakan pelatihan membuat gitar itu ia berikan bagi warga yang tinggal di Distrik Arimop dan Distrik Mandobo.

“Mereka mengaku senang dan sangat antusias mengikuti pelatihan pembuatan gitar,” akunya dalam keterangan resmi yang diterima metrosemarang.com, Kamis (13/7).

Berbekal kemampuannya selama ini, Praka Hendro kemudian menunjukkan alat-alat yang diperlukan untuk membuat gitar. Beberapa lembar kayu pun ia tunjukan kepada warga setempat agar tahu bagaimana cara membuat alat musik tersebut.

Peralatan yang diperlukan cukup sederhana. Ada gergaji, pahat, penggaris, tang, obeng, palu, skrap, cutter dan bor, kata Praka Hendro. Selanjutnya, ia juga menyebut ada banyak bahan yang mudah didapat di toko-toko alat musik Papua Selatan seperti grip, drayer dan senar gitar.

“Sedangkan bahan stang gitar dapat memanfaatkan jenis kayu keras yang diambil dari hutan sekitar rumah,” ungkapnya lagi.

Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti, Praka Hendro menjelaskan dengan detail tahap demi tahap hingga gitar dapat dimainkan. “Selain memiliki jiwa seni, proses pembuatan gitar juga memerlukan ketelitian dan kesabaran,” ujar Praka Hendro sambil bergurau.

Matheus, tokoh masyarakat Distrik Mandobo mengapresiasi aktivitas uni dari Satgas Yonif 405/SK tersebut.

Matheus senang telah diberi pelatihan pembuatan gitar dan berharap agar kegiatan pelatihan seperti ini sering dilakukan di Boven Digoel.

“Satgas Yonif 405/SK akan terus berupaya untuk memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga kualitas sumberdaya manusia di daerah perbatasan RI-PNG wilayah Kabupaten Boven Digoel dapat meningkat,” sahut Dansatgas Yonif 405/SK, Letkol Inf Diantoro. (far)

You might also like

Comments are closed.