Soal Penutupan Lokalisasi Gambilangu, Begini Skenarionya

METROSEMARANG.COM – Dinas Sosial Kabupaten Kendal menyiapkan skenario dan langkah terkait rencana penutupan Lokalisasi Gambilangu (GBL). Hal itu dilakukan menyusul Program Kementerian Sosial tentang target penutupan lokalisasi di seluruh Indonesia hingga 2019.

Kepala Dinas Sosial Kendal Kuncahyadi mengatakan, pihaknya telah mendapatkan penjelasan tentang penutupan lokalisasi sebagaimana program Kementerian Sosial yang ditargetkan hingga tahun 2019. “Ya, kami menerima penjelasan saat Rakornas Kemensos tentang langkah-langkah penutupan lokalisasi,” ujarnya.

Penghuni Lokalisasi Gambilangu saat mengikuti sosialisasi coblosan oleh KPU Kendal. Foto: metrojateng.com
Penghuni Lokalisasi Gambilangu saat mengikuti sosialisasi coblosan oleh KPU Kendal. Foto: metrojateng.com

Kuncahyadi mengatakan, selain rapat internal, pihaknya juga sudah melaporkan kepada Bupati Kendal tentang hasil Rakornas Kemensos terkait penutupan lokalisasi. Rencananya dalam waktu dekat akan melakukan rapat koordinasi dengan dinas atau instansi terkait untuk membahas tentang penutupan lokalisasi.

“Penanganan lokalisasi ini sangat kompleks, makanya harus ada kajian yang mendalam supaya dalam pelaksanaannya tidak menimbulkan gejolak di masyarakat,” lanjutnya.

Kuncahyadi mengatakan, di Kabupaten Kendal ada dua lokalisasi, yaitu Lokalisasi Gambilangu di Kaliwungu dengan penghuni 150 orang dan Lokalisasi Alaska di Sukorejo dengan penghuni 80 orang.

Mengenai target waktu melakukan penutupan kedua lokalisasi tersebut, Kuncahyadi juga belum bisa menentukan kapan bisa dilaksanakan. Sebab, masih banyak yang harus dipersiapkan, sementara pembicaraan atau pembahasan tentang langkah-langkah proses penutupannya belum dilakukan dengan pihak lain.

“Waktunya masih lama, tapi intinya siap melakukan penutupan sesuai yang ditargetkan oleh Kemensos yaitu sampai tahun 2019,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kendal Prapto Utono menyatakan setuju dengan program Kemensos. Namun pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kendal harus benar-benar merencanakan langkah-langkah penutupan tersebut dengan matang. (metrojateng.com/MJ-01)

You might also like

Comments are closed.