Soal Rob di Barito Utara, Warga Bisa Gunakan Hak Gugat kepada Pemkot

METROSEMARANG.COM – Pemblokiran Jalan Barito Utara di Kampung Rejoleksono Kelurahan Melatiharjo Kecamatan Semarang Timur menjadi cerminan kurang tanggapnya Pemerintah Kota Semarang untuk memberi solusi.

Rob di Jalan Barito Utara. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Rob di Jalan Barito Utara. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Warga mengaku sudah putus asa untuk mengadu ke pemerintahan mulai dari tingkat kelurahan yang tak kunjung memberikan respons. Ratusan kios yang gulung tikar belum membuat mata Pemerintah untuk membuka mata dan memberikan langkah yang konkrit.

“Masyarakat bisa menggunakan hak gugat kepada Pemerintah agar lebih serius menangani persoalan rob,” kata Wakil Ketua DPRS Kota Semarang Agung Budi Margono kepada metrosemarang.com, Senin (18/7).

Kondisi rob yang semakin parah, lanjut Agung, membutuhkan langkah yang komprehensif untuk mencari solusi. Ia menyebutkan beberapa pendekatan yang perlu dilakukan pemerintah seperti pendekatan program, sumber daya manusia (SDM), anggaran, dan kelembagaan yang mampu memprioritaskan persoalan rob.

“Kondisi saat ini yang sudah dan masih ditetapkan sebagai kondisi darurat (Luar biasa) bencana rob, seharusnya diikuti dengan langkah-langkah luar biasa (Bukan dengan cara-cara biasa). Dengan pendekatan Program, Anggaran, Personel (SDM) dan Kelembagaan yang memprioritaskan hal ini,” katanya.

Untuk itu, pihaknya merekomendasikan persoalan banjir rob menjadi prioritas pertama dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Saat ini, terang Agung, RPJMD masih dalam tahap pembahasan di kalangan anggota dewan.

“Kami (DPRD) merekomendasikan Persoalan Rob/Banjir menjadi prioritas pertama (No 1) dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kota Semarang 2016-2021 yang saat ini dibahas oleh DPRD,” tandasnya. (din)

You might also like

Comments are closed.