Soal Status Eks Narapidana, KPU Beri Waktu Soemarmo sampai 2 Agustus

Soemarmo-Zubair Sawawi bakal segera melengkapi persyaratan di KPU. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Soemarmo-Zubair Sawawi bakal segera melengkapi persyaratan di KPU. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang meminta kepada bakal calon (balon) Wali Kota Semarang yang menyandang status bekas narapidana, agar mempublikasikan kepada media masa lokal dan nasional. Permintaan tersebut ditujukan kepada Soemarmo HS yang maju di Pilwakot 2015.

Seperti diketahui, Soemarmo Hadi Saputro merupakan seorang bekas narapidana kasus suap RAPBD Pemkot Semarang yang saat ini ikut bertarung di Pilwakot. Ia sudah mendaftarkan berkas pencalonannya pada Minggu (26/7) kemarin.

Karena itulah, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono mengimbau kepada dua parpol pengusung Soemarmo agar melengkapi syarat tersebut. Dua parpol pengusung Soemarmo adalah PKB dan PKS.

“Kita imbau kepada PKB maksimal 2 Agustus sudah mempublikasikan kepada media. Sebab, misalnya tidak memenuhi syarat maka mereka tidak bisa mengganti calonnya,” urainya, Selasa (28/7).

Pengumuman status bekas narapidana yang disandang oleh Soemarmo, tertuang dalam peraturan baru yang disusun oleh KPU pusat. Henry menegaskan, peraturan itu menjadi syarat mutlak bagi mantan narapidana yang ingin bertarung di Pilwakot.

“Itu sudah diatur dalam PKPU/ 12/2015 pasal 42 huruf X bahwa bakal calon bupati/walikota yang pernah menjalani pidana/narapidana, maka harus umumkan di media secara terbuka bahwa yang bersangkutan pernah menjadi narapidana,” tegasnya.

Ia menambahkan, pernyataan itu harus dibuat langsung oleh yang bersangkutan untuk kemudian diumumkan langsung ke media massa. “Suratnya dibuat langsung dan diumumkan satu kali,” tutupnya.

Sebelumnya, Soemarmo sudah menegaskan bahwa dirinya sebenarnya sudah menyampaikan berkali-kali kepada publik lewat media massa jauh-jauh hari sebelum dia melakukan pencalonan. Dia menjelaskan, status hukumnya saat itu adalah untuk membela anak buahnya dan masyarakat.

“Sebenarnya sudah saya sampaikan ke publik. Nanti akan kami lengkapi segera,” ujar Soemarmo saat jumpa pers di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Minggu (26/7) siang. (far)

You might also like

Comments are closed.