Sopir Bus Sang Engon Lolos dari Maut, Hanya Luka di Kepala

Proses evakuasi Bus Sang Engon di lingkar Tol Jangli. Foto Metrosemarang/RTMC Polda Jateng
Proses evakuasi Bus Sang Engon di lingkar Tol Jangli. Foto Metrosemarang/RTMC Polda Jateng

SEMARANG – Kecelakaan maut di lingkar Tol Jangli, Jumat (20/2) siang, menewaskan 15 penumpang Bus Sang Engon. Dugaan sementara, sopir bus melajukan kendaraannya melebihi batas kecepatan. Sopir yang beridentitas Mohammad Husen (56) tersebut termasuk dalam korban selamat dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Pungky Bhuana mengatakan, sopir bus hanya mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke rumah sakit. Namun, dia belum bisa memastikan kondisi sopir bus bernopol B 7222 KGA tersebut. “Untuk luka berat kita belum mengetahui jumlahnya, namun semua dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Dari informasi terakhir, sopir bus hanya mengalami luka di bagian kepala. Saat ini dia sedang menjalani perawatan di Ruang Mawar 202 RS Bhayangkara Semarang. Selain RS Bhayangkara, puluhan korban luka lainnya dirawat di RS Kariadi, RS Telogorejo, RS Pantiwilasa Dr Cipto, RS Elizabeth, dan RS Islam Sultan Agung.

Bus Sang Engon tersebut membawa rombongan pengajian dari Bojonegoro, terdiri dari 58 penumpang dewasa dan 9 anak-anal. Mereka baru saja mengikuti pengajian di Pekalongan. Bus melaju masuk dari gerbang Tol Manyaran ke arah gerbang Tol Tembalang.

Sesampai di lokasi kejadian, diduga sang sopir tidak berhasil menguasai kendaraannya saat melintas di jalur yang menikung. Akibatnya, bus sempat menghantam pembatas jalan dan melompat ke jalur yang berlawanan, sebelum terhempas ke parit.

Petugas sempat kesulitan saat melakukan evakuasi karena posisi atap bus yang menempel tepat di dinding jurang. Evakusi berhasil dilakukan setelah petugas  menerjunkan alat berat guna menderek badan bus. Dari 15 korban tewas, lima di antaranya tertindih badan bus. (yas)

 

activate javascript

activate javascript

You might also like

Comments are closed.