Staf Ahli Wali Kota Semarang Resmi Ditahan

Harini Krisniati saat memasuki mobil Kejari Semarang untuk dibawa ke Lapas Wanita Bulu, Senin (11/5) sore. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Harini Krisniati saat memasuki mobil Kejari Semarang untuk dibawa ke Lapas Wanita Bulu, Senin (11/5) sore. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Setelah sempat menjalani perawatan di RS Telogorejo dan RS Kariadi Semarang, tersangka kasus korupsi program Semarang Pesona Asia (SPA) 2007, Harini Krisniati akhirnya resmi ditahan, Senin (11/5) sore. Kondisi staf ahli Wali Kota Semarang ini sudah dinyatakan sehat dan memungkinkan untuk dilakukan penahanan.

Harini dijemput petugas Kejaksaan Negeri Semarang dari Paviliun Garuda RS Kariadi untuk dibawa menuju Lapas wanita Bulu Semarang. “Kami sudah terbitkan surat perintah penahanan lagi kepada yang bersangkutan,” terang Kepala Kejari Semarang, Asep Nana Mulyana di kantornya, usai penahanan tersebut.

Dikatakan Asep, pihaknya juga telah mendapat rekomendasi dari Direktur Umum dan operasional RS DR Kariadi, dokter Darwito S.H.Spb(K) Onk. “Yang bersangkutan sudah dapat pulang dan tidak memerlukan perawatan lagi. Maka dari itu, kami lakukan penahanan yang sebelumnya sempat tertunda,” kata dia.

Dihubungi terpisah, Kepala Lapas Wanita, Bulu, Semarang, Suprobowati mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima tahanan atas nama Harini Krisniati. Saat ini Harini berada di ruang Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling). Rencananya, Harini akan di tempatkan di ruang tersebut selama satu minggu.

“Kami sudah terima, secara fisik kondisi tahanan sehat namun bisa dipastikan bahwa kondisi orang yang mau masuk lapas pasti akan ngedrop. Kami juga sudah terima semua surat-suratnya dan membuat berita acara penerimaan tahanan,” lanjut Suprobowati. Harini akan ditahan sampai 29 Mei mendatang.

Harini sedianya ditahan sejak Selasa (28/4) silam. Namun, Staf Ahli Wali Kota Semarang itu tiba-tiba ambruk saat akan dibawa ke Lapas Wanita Bulu. Harini selanjutnya dilarikan ke RS Telogorejo untuk menjalani perawatan. (yas)

You might also like

Comments are closed.