Subangkit Tunggu Kontribusi Pemain Baru PSIS

METROSEMARANG.COM – Pelatih PSIS Subangkit masih menantikan kontribusi pemain-pemain barunya di pertandingan resmi. Mereka diharapkan bisa ‘meledak’ saat skuad Mahesa Jenar melakoni babak 8 besar Liga 2.

Andrid Wibawa, salah satu rekrutan anyar PSIS yang diharapkan ‘meledak’ di babak 8 besar. Foto: metrosemarang.com

Manajemen PSIS mendatangkan tujuh muka baru pada bursa transfer tahap tiga, akhir September silam. Mereka adalah Fajar Setya Jaya (kiper), Nanang Wahyudi (bek), Ali Khumaidi (stopper), Adit Wafa (gelandang), Andrid Wibawa (winger/second striker), Sholihul Islam (striker) dan Aldaeir Makatindu (striker).

Kecuali Fajar, Subangkit sudah memberi menit bermain untuk penggawa anyar di babak 16 besar. Bahkan Sholihul Islam langsung mengisi daftar starter pada empat laga terakhir.

Sedangkan Andrid sudah tiga kali tampil, dengan sekali sebagai starter. Pun dengan Adit Wafa. Nanang dan Khumaidi baru tampil sekali saat PSIS tumbang di kandang PSMS Medan. Sementara Aldaeir hanya turun sebagai pemain pengganti ketika Mahesa Jenar menjamu Persita Tangerang di Citarum.

Namun, sejauh ini belum ada gol yang dihasilkan barisan new comer. Subangkit pun meyakini jika Andrid cs bakal segera memberikan kontribusi buat Tim Ibukota Jateng.

Menurutnya proses adaptasi mereka berjalan mulus. “Beberapa dari mereka pernah satu tim di PON Jateng, sehingga tidak terlalu sulit menyesuaikan diri. Mungkin hanya Aldaeir yang masih butuh waktu,” kata Subangkit.

Dengan tertundanya babak 8 besar, eks pembesut Sriwijaya FC berharap rekrutan baru semakin menyatu dengan tim. Dia juga melihat perkembangan positif dalam sesi latihan.

Subangkit tak ingin publik buru-buru memberi penilaian negatif terhadap rekrutan baru PSIS. “Secara kualitas mereka cukup bagus, tinggal bagaimana menyesuaikan dengan gaya main PSIS. Kontribusi mereka tentu saja sangat dibutuhkan dalam laga krusial di babak 8 besar,” bebernya.

Intensitas pertandingan di babak perempatfinal, menurutnya bakal semakin ketat. Karenanya dia butuh pemain yang benar-benar siap.

“Kami memiliki pemain-pemain yang bisa bermain di beberapa posisi berbeda, sehingga menguntungkan bagi tim. Apalagi persaingan di babak 8 besar semakin ketat dan tentunya pemain rawan terkena kartu atau cedera,” ujarnya.

PSIS masih menunggu jadwal resmi fase perempatfinal yang sebelumnya dijadwalkan bergulir pada 20 Oktober silam. Kepastian tersebut baru akan diketahui setelah temu manajer yang rencananya dilaksanakan pada 31 Oktober.

Untuk mengisi jeda kompetisi, Haudi Abdillah dkk akan melakoni laga ujicoba. Setelah lawan PS USM akhir pekan kemarin, PSIS masih mengagendakan satu kali ujicoba lagi sebelum bertarung di 8 besar. (twy)

You might also like

Comments are closed.