Sudah Siap, SMK 8 Adakan Simulasi UNBK

METROSEMARANG.COM – Mendekati pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), persiapan SMK 8 Semarang telah matang. Bahkan pihak sekolah mengaku sudah siap dan tinggal menunggu tanggal pelaksanaannya saja.

Siswa kelas XII SMK 8 tengah mengikuti simulasi UNBK, Selasa (14/2) pagi. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Ardan Sirodjuddin, Humas SMK 8 menuturkan jika sekolah optimistis dapat memfasilitasi pelaksanaan UNBK. Terlebih ini adalah kali kedua SMK 8 menggelar ujian berbasis komputer. Keoptimisan Ardan bukan tanpa alasan, pasalnya dari 366 orang siswa yang akan mengikuti ujian, sekolah telah menyiapkan delapan ruangan untuk ujian, sehingga ia mengklaim fasilitas untuk UNBK sudah sangat memadai.

“Komputer kita separuh dari jumlah siswa (183 unit), servernya sendiri ada 8 server utama 1 cadangan,” bebernya sat ditemui metrosemarang.com, di sela-sela simulasi UNBK, Selasa (14/2).

Sejauh ini pihak sekolah telah mengadakan dua kali simulasi UNBK, sementara simulasi terakhir atau yang ketiga akan dilakukan dalam waktu dekat. Nantinya tiap ruang ujian akan diisi sebanyak 23 siswa, sehingga akan ada dua sesi pelaksanaan UNBK SMK 8 pada tahun ini. “Tahun lalu kami sampai tiga sesi, artinya tahun ini ada peningkatan,” imbuhnya.

Peningkatan tersebut kata dia lantaran jumlah komputer juga bertambah sebanyak 72 unit. Pelaksanaan UNBK menurutnya sangat membantu dan meringankan pihak sekolah dan guru. Guru tidak lagi harus terlalu cemas adanya siswa yang mencontek. Di samping itu UNBK dinilai lebih praktis daripada saat ujian memakai kertas.

Hal ini juga dibenarkan oleh siswa SMK 8, salah satunya adalah Aris Eka Bagus Prianana, siswa kelas XII RPL 2 ini mengaku ujian dengan momputer lebih mudah. “Enak pakai komputer, jadi fokus dan nggak susah kaya pas pakai kertas,” ungkapnya.

Ardan menambahkan dengan fasilitas yang memadai tersebut, pihak sekolah juga telah menerima SMP 10 untuk menginduk dalam pelaksanaan UNBK. Menurutnya pihak SMK 8 telah menyediakan 3 ruangan bagi siswa SMP 10 untuk melaksanakan UNBK. “Nanti mereka (SMP 10) ada tiga sesi dengan 245 siswa,” tambahnya.

Ia berharap pelaksanaan UNBK berjalan lancar dan yang tak kalah penting menurutnya adalah jangan sampai listrik padam. Meskipun ada genset, namun tetap akan menganggu proses ujian. (vit)

You might also like

Comments are closed.