Sudirman Said Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan di Desa-desa

METROSEMARANG.COM – Penggunaan jaringan listrik yang tidak mampu menembus wilayah pedalaman di Jawa Tengah seharusnya mampu disiasati dengan beralih pada pemanfaatan energi terbarukan.

Sudirman Said saat berada di Universitas PGRI Semarang. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Sebab, menurut Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said jika dikelola dengan baik, maka energi terbarukan bisa menjadi andalan bagi masyarakat setempat pada masa mendatang.

“Yang harus didorong yakni pemanfaatan sekaligus membangun jaringan energi terbarukan. Untuk wilayah pedalaman, kami menitikberatkan pada hal tersebut. Karena jaringan listrik tidak bisa dipakai menyeluruh ke semua desa, padahal ada titik-titik di pedalaman yang butuh pasokan listrik setiap hari,” ungkap Sudirman, saat menghadiri forum silaturahmi relawannya di Balairung Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Minggu (20/8).

Ia menuturkan energi terbarukan layak digunakan bagi masyarakat pedesaan. Energi terbarukan bisa mencakup energi berbasis geotermal, geomest, sumber daya air maupun energi surya.

Ia menyatakan potensi sumber daya alam untuk diolah jadi energi terbarukan saat ini terbilang sangat melimpah.

“Bagaimana mata air bisa menghidupi seluruh manusia baik diolah sebagai air minum maupun sumber energi penerang jalan dan masih banyak lagi. Hal-hal seperti ini harus menjadi andalan kita ke depan,” bebernya.

Sedangkan kedatangannya di UPGRIS untuk menggalang kekuatan massa yang mendukungnya mencalonkan diri di bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018 nanti.

Mantan bos PT Pindad ini mengapresiasi tingginya animo relawan untuk menghadiri acaranya. Ia ingin masyarakat lebih mengenalnya sebagai bakal calon gubernur yang maju di Pilgub nanti.

Diatas panggung, ia tampil bersama penceramah sekaligus artis kawakan Ibukota, Neno Warisman. Keduanya tampil bergiliran untuk memompa semangat ribuan relawannya yang datang sejak pagi hari.

Soal persiapannya maju Pilgub, ia menyebut sejauh ini masih menunggu keputusan resmi dari tiga parpol yang ingin mengusungnya. Ketiga parpol yang ia maksud antara lain Gerindra, PKS dan PAN. Untuk nama partai yang terakhir kemungkinan akan jadi kendaraan politiknya nanti.

“Tentunya tiga partai yang selama ini berkomunikasi intensif dengan saya terus melakukan penjajakan. Karenanya saya harus rutin menyambangi masyarakat agar tahu tingkat elektabilitas sebelum maju Pilgub,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.