Suporter Berulah, PSIS Kena Denda Rp 10 Juta

METROSEMARANG.COM – PSIS Semarang harus menanggung kerugian atas ulah pendukungnya sendiri. Klub berjuluk Mahesa Jenar ini diwajibkan membayar denda Rp 10 juta akibat nyala flare seusai pertandingan melawan Persibat Batang dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) B di Stadion Jatidiri, Minggu (15/5).

Pada laga yang berkesudahan 0-0 tersebut, sekelompok suporter PSIS terpantau menyalakan flare, lima menit setelah pertandingan usai. Namun, hal ini tetap dianggap sebagai pelanggaran oleh PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator turnamen.

Ilustrasi  Foto: metrosemarang.com/dok
Ilustrasi
Foto: metrosemarang.com/dok

“Surat sanksi sudah kami terima hari ini, Jumat (27/5). Ini tentunya bisa menjadi pelajaran buat kita semua bahwa PT GTS tidak main-main untuk menindak segala bentuk pelanggaran. Sekalipun flare dinyalakan setelah pertandingan selesai,” kata Manajer Tim PSIS Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Mantan Ketua Panpel PSIS ini mengimbau agar para suporter bisa lebih dewasa saat memberikan dukungan kepada tim kesayangannya. “Sanksi ini bisa saja lebih berat jika sampai terjadi pelanggaran lagi. Nominal denda ini bagi kami juga sangat besar dan seharusnya bisa digunakan untuk hal lain yang lebih bermanfaat buat tim, seperti bonus pemain,” ujarnya.

Panpel PSIS sebenarnya juga sudah berulang kali memberikan imbauan agar penonton yang datang ke stadion tidak membawa atau menyalakan flare, petasan, smoke bomb maupun benda-benda yang bisa mengganggu jalannya pertandingan. Bahkan, CEO PSIS Yoyok Sukawi juga turun langsung untuk menyampaikan sosialisasi aturan tersebut saat launching tim yang dihadiri ratusan suporter pada Jumat (13/5) silam.

PSIS masih menyisakan satu laga kandang di putaran pertama Grup 4 dengan menjamu Persijap Jepara, pertengahan Juni mendatang. Sebelumnya, Johan Yoga dkk harus melakoni dua kali away di kandang PSIR Rembang (28/5) dan PPSM Magelang (4/6). (twy)

You might also like

Comments are closed.