Supriyanto: Kurangi Perokok lewat Hipnosis

image
Supriyanto. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

HIPNOSIS tidak hanya dijadikan sebagai media hiburan untuk dunia entertain seperti yang telah ditayangkan beberapa televisi. Namun, hipnosis juga dikembangkan sebagai media untuk penyembuhan dan terapi.

Ini yang dilakukan satu tahun terakhir ini oleh Supriyanto yang memutuskan untuk memelajari hipnosis. “Saya kemudian bergabung di komunitas Semarang Hypno Community (SHC) untuk bertukar pikiran dan sharing bersama para praktisi hipnosis lain di Semarang,” kata pemuda asal Pati tersebut.

Dia terkadang menawarkan kepada orang-orang yang sedang nongkrong di sekitar Jalan Pahlawan Semarang dan sekitar Tugu Muda untuk dihipnosis. Tentu saja ada yang bersedia untuk direlaksasi dan ada yang tidak setuju.

Pemuda yang juga bekerja sebagai karyawan sebuah perusahaan ekspedisi tersebut mengatakan, pernah menemukan seorang warga yang meminta untuk dihipnosis agar benhenti merokok.

Dengan sekali terapi dan relaksasi, orang tersebut lantas tidak mau menghisap rokok. “Setelah dihipnosis, semua akan bergantung pada kemauan dan kebiasaan orang tersebut. Jika dia benar-benar tidak terpengaruh rokok, maka orang itu bisa berhenti merokok sama sekali,” kata dia. (ade)

You might also like

Comments are closed.