Suramlan, Penyuap Bupati Klaten Didampingi Istrinya saat Sidang Vonis

METROSEMARANG.COM – Mantan Kepala Seksi Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, Suramlan didampingi istrinya yang bernama Endriyani tatkala menjalani sidang putusan atas kasus suap jabatan di Tipikor Semarang, Senin (29/5). Putusan majelis hakim sesuai jadwal akan dibacakan sekitar pukul 13.00 WIB siang ini.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Saya siap mendengarkan putusan hakim dan saya berharap diberi keringanan,” terang Suramlan saat menunggu giliran sidang bersama istrinya di ruang tahanan Tipikor.

Seperti diberitakan sebelumnya, Suramlan terseret dalam pusara kasus suap jabatan yang membelit Bupati Klaten nonaktif, Sri Hartini. Sebab, ia jadi perantara pemberian uang suap kepada sang bupati.

Ia didakwa menyuap Sri Hartini senilai Rp 200 juta agar bisa diangkat menjadi Kepala Bidang. Uang tersebut diberikan melalui mantan Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Kebumen Bambang Teguh Satya.

Yang menarik, sumber uang suap sebagian diperoleh Suramlan dengan cara berhutang. Atas perintah terdakwa, Bambang mengutang kepada saksi Dandy walaupun yang bersangkutan tak bisa memenuhi semua permintaannya. Dua hari kemudian pada 14 Desember 2016, Bambang bertemu Dandy untuk mengambil uang Rp 50 juta sebagai uang pinjaman. Selanjutnya disetorkan kepada Sri Hartini.

Lebih lanjut, Suramlan pun menyerahkan segala putusan hukumannya kepada ketua majelis hakim. Saat ini, kondisi fisiknya sehat. “Terserah hakim saya terima apa yang diputuskannya,” jelasnya.

Menurutnya dakwaan hakim sejauh ini sudah sesuai dengan fakta di lapangan. Ia mengaku tak banyak memprotes terkait hal tersebut.

Hari-harinya di penjara ia habiskan dengan menyibukkan diri bersama tahanan lainnya. Ia lebih banyak beribadah di sel tahanan Lapas Kelas IA Kedungpane. Selain itu juga bermain karawitan. Jika memungkinkan, ia akan mengajar paket B di dalam tahanan. (far)

You might also like

Comments are closed.