Syahdunya Peringatan Earth Hour di Kota Semarang

METROSEMARANG.COM – Pemandangan berbeda tampak di Kota Semarang pada Sabtu (25/3) malam. Sejak pukul 20.30, beberapa titik di Semarang terlihat gelap gulita. Kawasan Tugu Muda tak seterang seperti biasanya, meskipun masih banyak muda mudi berswafoto di salah satu ikon Semarang tersebut. Rupanya Kota Lumpiaturut memperingati Earth Hour, sehingga lampu dipadamkan di beberapa titik.

Peringatan Earth Hour di Tugu Muda, Sabtu (25/3). Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Diprakarsai oleh World Wide Fund for Nature (WWF) sejak tahun 2007 lalu kini di seluruh dunia turut memperingati setiap Sabtu terakhir di bulan Maret ini. Di Semarang kegiatan ini diselenggarakan oleh Earth Hour Semarang bekerja sama dengan Himpunan Astronomi Amatir Semarang (HAAS) yang pusatnya berada di Grand Candi Hotel. Belasan komunitas yang bersangkutan di Semarang turut memeriahkan kegiatan ini.

Ketua Earth Hour Semarang, Dwi Pristiawati mengatakan, kegiatan ini digelar guna menyadarkan masyarakat akan pentingnya mematikan lampu, yang juga dapat mengurangi polusi udara di bumi. “Jadi dengan mematikan lampu selama satu jam itu kan dapat menghemat listrik,” ujar Dwi di tengah acara peringatan Earth Hour yang digelar di Grand Candi Hotel.

Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Berbekal cahaya lilin, belasan komunitas bergantian menampilkan pertunjukan menghibur para peserta. “Ini yang berpartisipasipasi dan melakukan pemadaman di Semarang ada tujuh hotel dan beberapa ikon kota seperti Simpang Lima, Tugu Muda, Balai Kota dan beberapa lainnya,” imbuh Dwi.

Ke depan, acara tahunan ini akan diselenggarakan dengan tema-tema yang lebih meriah. “Biasanya tema kebudayaan lokal, kalau sekarang kan baru pertama kali buat Earth Hour Semarang, sebelumnya kan dari temen temen HAAS saja,” tutupnya. (fen)

You might also like

Comments are closed.