Tak Ada Rekapitulasi Suara, Kerja PPS Lebih Ringan

Ratusan anggota PPS se-Kota Semarang dilantik pada Senin (18/5) di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Ratusan anggota PPS se-Kota Semarang dilantik pada Senin (18/5) di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Sebanyak 531 Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Semarang dilantik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang pada Senin (18/5) sore di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang. Ratusan PPS akan ditugaskan di 2.810 Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilwakot akhir 2015 mendatang.

Pelantikan dilakukan langsung oleh ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono. Dia mengatakan, PPS merupakan perpanjangan tangan KPU di level kelurahan yang krusial dalam Pilwakot.

“Saya berterimakasih karena semua yang hadir di sini bersedia menjadi PPS. Kita semua tahu, anggaran untuk PPS tidaklah besar. Jadi yang bekerja di sini adalah untuk mengabdi kepada masyarakat,” kata dia.

Henry juga menjelaskan, ada beberapa hal yang berbeda dengan Pilwakot yang akan berlangsung nanti dan Pilwakot 2010 yang lalu, yaitu dilakukan serentak se-Indonesia. Pada pilkada serentak 2015 mendatang tidak ada rekapitulasi di tingkat PPS.

“Selain itu, tidak akan ada rekapitulasi suara yang dilakukan di tingkat kelurahan. Suara yang masuk akan langsung dibawa ke Kecamatan untuk dihitung di sana. Kerja PPS akan lebih mudah,” pungkas Henry. (ade)

You might also like

Comments are closed.