Tak Cukup Umur, 136 Pendaftar Gagal Jadi Pengawas Pemilu

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 136 orang dipastikan gagal menjadi petugas pengawas Pemilu dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Pilkada serentak di Jawa Tengah pada 2018 mendatang. Kegagalan mereka salah satu penyebabnya karena tidak memenuhi syarat usia yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat.

Ilustrasi

“Ada sebanyak 136 pendaftar tidak memenuhi syarat administrasi. Mereka tidak memenuhi syarat administrasi karena beberapa sebab. Yang paling banyak karena mereka berusia kurang dari 30 tahun, yakni ada 90 pendaftar,” kata Teguh Purnomo, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jateng, Minggu (9/7).

Lolos tidaknya mereka ditentukan dari hasil seleksi yang digelar tim Panwas 35 kabupaten/kota. Dari jumlah pendaftar mencapai 1.183 orang, yang dinyatakan lolos seleksi administrasi sebanyak 1.047 orang.

Ribuan pendaftar yang lolos seleksi Panwas terdiri dari 850 laki-laki dan 197 perempuan. Selain faktor usia, penyebab ketidaklolosan lantaran belum lulus sarjana (S1), kurang melengkapi syarat-syarat administrasi dan hal-hal teknis lainnya.

Ia menyebut peserta yang lolos adminitrasi didominasi lulusan S1, sebanyak 866 orang. Kemudian peserta dari kalangan S2 sebanyak 175 orang dan lulusan doktoral ada enam orang.

“Jumlah pendaftar yang terbanyak ada di Kota Semarang sebanyak 121 pendaftar dan yang lolos seleksi 104 orang,” jelasnya.

Untuk Kabupaten Tegal, pendaftarnya ada sebanyak 58 orang dan yang lolos administrasi 51 orang. Di Demak juta ada pendaftar 55 orang tapi yang lolos 49 orang.

Daerah-daerah yang pendaftarnya paling sedikit yaitu Solo hanya 17 orang dan yang lolos seleksi 15 orang, Wonosobo dari pendaftar 17 orang yang lolos administrasi 15 orang.

Nama-nama calon panwas yang lolos administrasi sudah diumumkan timsel pada 9 Juli 2017 kemarin.

Teguh menambahkan para pendaftar yang lolos diundang ikut tes tertulis pada Kamis 13 Juli 2017. “Registrasi peserta dimulai pukul 08.00-09.30 WIB, tes tertulis dimulai pukul 10.00 WIB,” cetusnya.

Masyarakat nantinya diharapkan dapat memberikan masukan terhadap nama-nama calon yang lolos seleksi administrasi melalui surat kepada Timsel Panwas dengan alamat Jl. Papandayan Selatan No. 1 Semarang. Timsel Panwas akan memberikan tenggat waktu menerima tanggapan dan masukan paling lambat 13 Juli 2017.

“Tim seleksi merahasiakan identitas pemberi tanggapan dan masukan,” tukasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.