Tak Diberi Uang, Pemuda Ini Nekat Ngendhat

METROSEMARANG.COM – Saifudin (22), warga Ngasem, Banjarnegoro , Mertoyudan Kabupaten Magelang, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri. Ia ditemukan sudah tewas menggantung di usuk bagian belakang rumah, Rabu (2/8) pagi.

Ilustrasi

Informasi diperoleh menyebutkan, sekitar pukul 00.00 WIB, korban pulang dari bepergian. Tiba di rumah, korban langsung  meminta uang kepada orang tuanya sebesar Rp100 ribu. Bila tidak diberi, maka ia mengancam akan menabrak truk atau gantung diri.

Saat itu, permintaan korban tidak dikabulkan. Sebab korban sudah sering mengancam dengan kata-kata serupa.

Keesokan harinya, sekitar pukul 06.30, saksi Heru Susilo (45) merasa kaget, saat ia mendapati korban sudah menggantung diri di usuk rumah bagian belakang dengan kawat bendrat.

Kabar tentang korban bunuh diri langsung tersebar dan segera di laporkan ke Polsek Mertoyudan yang diteruskan ke Polres Magelang.

Sejumlah personel Polsek Mertoyudan dan Polres Magelang serta dokter dari Puskesmas Mertoyudan 2 melakukan pemeriksaan terhadap diri korban.

Kapolres Magelang AKBP Hindarsono melalui Kapolsek Mertoyudan AKP Panca Widarso saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan olah TKP korban meninggal karena murni bunuh diri. (metrojateng.com/MJ-24)

You might also like

Comments are closed.