Tak Kuat Dilintasi Truk Pasir, Jembatan Desa Darupono Ambrol

METROSEMARANG.COM – Jembatan penghubung di Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal terputus akibat tak kuat menahan beban berat saat dump truk bermuatan pasir melintas di atasnya, Minggu (22/1) pagi. Putusnya jembatan penghubung Kaliwungu-Semarang ini membuat warga terpaksa memutar hingga 15 kilometer.

Jembatan di Desa Darupono terputus akibat tak kuat menahan beban berat. Foto: metrojateng.com

Menurut warga, sopir truk nekat melintas jembatan yang kondisinya sudah rusak. ”Saat berada di tengah jembatan, pondasi ambrol dan jembatan terputus. Beruntung sopir tidak mengalami luka dan seketika truk ditarik dengan kendaraan lain,” kata Sumiah, warga sekitar.

Akibat terputusnya jembatan di Desa Darupono ini menyulitkan warga yang hendak berpergian. Warga yang ingin menuju Semarang atau Kaliwungu terpaksa memutar jauh hingga 15 kilometer melintasi Mijen ataupun jalan lain ke arah Mangkang.

Warga nekat menyeberang sungai daripada harus pemutaran hingga 15 kilometer. Foto: metrojateng.com

Sejumlah warga nekat melintas di bawah jembatan dengan bantuan warga lainnya. “Susah Mas kalau memutar jauh sampai 15 kilometer. Kalau nekat lewat bawah jembatan licin karena berlumpur,” ujar Agung.

Terpisah, Kepala BPBD Kendal Sigit Sulistyo yang dihubungi mengatakan, warga sementara membuka jalan di samping jembatan dan hanya untuk pejalan kaki atau kendaraan roda dua. “Perbaikan jembatan ini sudah dianggarkan tahun 2017 dan segera dilakukan pembangunan agar akses warga tidak terganggu,” tandasnya. (metrojateng.com/MJ-01)

You might also like

Comments are closed.