Tak Mau Dicap Liar, Pedagang Pancaan Siap Boyongan

METROSEMARANG.COM – Pedagang pancaan di Pasar Kanjengan blok C dan D yang dieksekusi oleh pemerintah menyatakan bersedia pindah ke tempat Relokasi Pasar Johar Sementara di komplek Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Jumlah pedagang pancaan mencapai sebanyak 800 orang.

Pedagang pancaan tetap berjualan di sekitar pertokoan Pasar Kanjengan blok C dan D yang telah dieksekusi, Kamis (24/8). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

‘’Iya, jadi sebanyak 800 pedagang pancaan akan menempati lapak sementara. Ini sifatnya sementara, sambil menunggu bangunan (Relokasi Pasar Johar Semantara di komplek MAJT) tahap II jadi. Katanya nanti disana akan lebih layak dari sini,” kata Ketua Pedagang Pungkuran dan Kanjengan, Sukarno, Minggu (26/8).

Menurut Sukarno, pedagang pancaan bersedia pindah karena bangunan blok C dan D Pasar Kanjengan akan dirobohkan. Meskipun, pedagang sebenarnya merasa tempat relokasi di blok F di Relokasi Pasar Johar Sementara masih kurang layak.

‘’Pertama (kekurangan) luasannya (kecil), yang kedua penerangan. Untuk penerangan nanti Dinas Perdagangan sudah menyanggupi untuk segera melakukan pemasangan penerangan,’’ katanya.

Ditambahkan, pedagang juga berharap pembangunan Pasar Johar baru segera dimulai dan cepat terselesaikan. Sehingga pedagang pancaan nanti bisa segera kembali berdagang di komplek Pasar Johar baru.

‘’Harapan kami segera jadi, dan pedagang pancaan ini yang semula dianggap liar bisa mendapat surat izin (menempati lapak) dari Dinas Perdagangan,’’ pungkasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.