Takut Koper Tertukar, Hello Kitty pun Ikut Diterbangkan ke Mekkah

Pernak-pernik unik sengaja dipasang di koper calon haji asal Semarang yang siap berangkat ke Mekkah. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Pernak-pernik unik sengaja dipasang di koper calon haji asal Semarang yang siap berangkat ke Mekkah. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

METROSEMARANG.COM – Sejumlah persiapan dilakukan calon jemaah haji (calhaj) asal Kota Semarang sebelum bertolak ke Tanah Suci Mekkah. Bahkan, koper milik mereka ditandai dengan benda-benda lucu agar tak tertukar dengan barang lainnya.

Pantauan di Gedung Asrama Haji Transit Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, ratusan calhaj dari wilayah Semarang dan sekitarnya tampak mempersiapkan diri menjelang jadwal keberangkatan ke Mekkah Arab Saudi. Beberapa calhaj terlihat menggantungkan sisir rambut, ketupat hingga boneka Teddy Bear di koper mereka.

Koper-koper mereka lantas didata ulang oleh panitia penyelenggara haji Kemenag Semarang sebelum berangkat, Minggu (12/9). Menurut Zumroni, calhaj asal Semarang, dirinya sengaja menandai kopernya dengan sisir dan boneka Hello Kitty agar tidak tertukar ketika diterbangkan ke Makkah.

“Ya biar tidak tertukar dengan barang bawaan orang lain. Dan banyak juga jemaah haji yang menandai koper mereka supaya tidak hilang atau tertukar,” kata pria paruh baya ini, Sabtu (12/9).

Dia menambahkan, teman-temannya juga memasang berbagai aksesoris unik untuk menandai kopernya seperti sisir rambut, boneka ketupat, kain batik dan benda-benda lainnya.

Di tempat yang sama, Kasi Penyelenggaraan Haji Kantor Kemenag Kota Semarang, Tantowi menjelaskan, saat ini ratusan koper calhaj itu sudah dikumpulkan di dalam gudang asrama haji untuk didata oleh petugas pengawas jemaah haji. Ini dilakukan sebagai persiapan pemberangkatan calhaj asal Semarang menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali.

Ia menambahkan, terdapat tujuh rombongan dari dua Kloter 63 dan 64 yang berangkat menuju Mekkah. “Kami jauh-jauh hari sudah melakukan persiapan akhir di Asrama Haji Kalipancur mulai manasik, mendata identitas tiap calon haji sampai barang-barang pribadi yang dibawa ke Tanah Suci,” tutupnya. (far)

You might also like

Comments are closed.