Tanggul Sungai Pengkol di Dinar Indah akan Ditinggikan Satu Meter

METROSEMARANG.COM – Pemkot Semarang akan menyelesaikan pembangunan tanggul Sungai Pengkol dan meninggikannya satu meter. Sebab masalah tersebut yang menyebabkan Sungai Pengkol meluap dan mengakibatkan Perumahan Dinar Indah di Meteseh, Tembalang, terendam banjir.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi koordinasi dengan pejabat terkait untuk rencana meninggikan tanggul Sungai Pengkol saat meninjau lokasi banjir di Perumahan Dinar Indah. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Banjir parah akibat meluapnya Sungai Pengkol tersebut menimpa rumah-rumah warga di Blok 7 Perumahan Dinar Indah. Banjir ini sudah beberapa kali terjadi. Terakhir terjadi pada Minggu (15/1) sore lalu menyebabkan jalan dan rumah warga terendam air hampir satu meter.

Berbagai perabotan rumah warga ikut terendam. Bahkan barang-barang seperti kompoter, printer, kulkas, mesin cuci, televisi tidak sempat diselamatkan. Karena kondisi hujan saat itu sebenarnya kecil namun banjir diperkirakan kiriman dari daerah atas yang hujan deras.

‘’Seminggu ini sudah dua kali terjadi banjir. Sebelumnya air masuk permukiman karena ada tanggul yang belum selesai dibangun. Terakhir karena air meluap melewati tanggul. Banjir merendam rumah-rumah warga satu hingga 1,5 meter,’’ kata Ketua RW 26 Perumahan Dinar Indah, Meteseh, Winarno.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, telah meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk menyelesaikan pembuatan tanggul atau talud Sungai Pengkol. Selain itu meninggikannya sekitar setengah sampai satu meter agar jika terjadi banjir tidak meluap lagi ke perumahan.

‘’Ini untuk kesekian kalinya Perumahan Cluster Dinar Indah  terkena Banjir. Ini lucu, kok bisa daerah Tembalang kena banjir. Problemnya ternyata Sungai Pengkol yang meluap, dan kami cek ternyata masih ada tanggul yang belum terselesaikan,’’ katanya, Senin (16/1).

Hendi-sapaan akrabnya, juga memerintahkan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) untuk memberikan bantuan kepada warga yang terkena banjir. Kecamatan dan Kelurahan juga diminta untuk membantu sembako atau makanan selama warga sedang membersihkan rumahnya yang terendam banjir.

Pemkot juga akan memfasilitasi jika warga mau relokasi ke rumah susun sewa (rusunawa). Jika khawatir akan sering terjadi banjir lagi di Perumahan Dinar Indah. Namun kalau pindah ke lahan pemkot harus melalui hibah aset pemkot yang prosesnya harus meminta persetujuan dewan. (duh)

You might also like

Comments are closed.