Tangkal Gerakan Radikal, Penerbitan Paspor Diperketat

METROSRMARANG.COM – Untuk mengantisipasi masuknya gerakan radikal yang dibawa oleh jaringan simpatisan ISIS, penerbitan paspor di Semarang kini diperketat.

Penertiban paspor bakal diperketat untuk mempersempit ruang gerak ISIS. Foto: metrosemarang.con

Kepala Sub Seksi Komunikasi Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Klas I Semarang Shandro Bobby R Limbong memastikan saat ini terdapat aturan tambahan bagi para calon penerima paspor.

“Kami menerjunkan petugas ke area Bandara Ahmad Yani untuk melakukan pemeriksaan kepada warga yang hendak melakukan penerbangan ke sejumlah luar negeri,” kata Bobby, Rabu (12/7).

Ia menambahkan pengawasan penggunaan paspor pun kini lebih ditingkatkan. Ha ini untuk mengantisipasi aksi penyalahgunaan yang dilakukan oknum tertentu untuk melakukan gerakan radikal.

Pengetatan penerbitan paspor ini sesuai arahan Kemenkumham yang menginstruksikan semua kantor imigrasi agar meningkatkan pengawasan dalam proses kepengurusan permohonan paspor, baik warga negara indonesia maupun asing.

“Kami perketat pembuatan paspor untuk membatasi ruang gerak warga yang hendak mengikuti gerakan radikal. Maka dari itu secara intensif petugas Imigrasi akan mengawasi permohonan paspor, terutama tujuan Timur Tengah,” cetusnya.

Petugas mulai sekarang mempertanyakan kepada pemohon terkait asal, tujuan, keperluan dan jenis traveling perjalanan yang digunakan. Setelah itu pada tahap wawancana kepada pemohon juga ditambah demi mengantisipasi adanya simpatisan ISIS.

Jika diketahui  paspor tersebut paspor umroh aharus ada surat dari Kementerian Agama (Kemenag). Sementara untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) yang hendak juga harus disertai rekomendasi dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker).

Tapi dalam proses wawancara tersebut melihat ada kecurigaan, maka Imigrasi berhak untuk melakukan penundaan atau penghentian pembuatan paspor. (far)

You might also like

Comments are closed.