Tangkal Korupsi, KPK Bentuk Komite Advokasi Daerah

METROSEMARANG.COM – Untuk menekan tindak pidana korupsi di tiap daerah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai hari ini, Rabu (26/7), membentuk tim komite advokasi daerah.

Gubernur Ganjar Pranowo buka Inisiasi Pembentukan Komite Advokasi Regional Anti Korupsi & TOT Integritas Bisnis, Rabu (26/7). Foto: twitter @humasjateng

Koordinator Program Fungsional Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Roro Wide Sulistiyowati mengklaim pembentukan komite advokasi itu baru pertama kali dilakukan pihaknya di Jawa Tengah.

Komite advokasi daerah nantinya berupaya menggencarkan pencegahan korupsi di sektor swasta. Sebab, berdasarkan analisa penyidik lembaga antirasuah, tindak pidana korupsi didominasi kalangan swasta.

“Data internal, pelaku penyuapan itu pelaku usaha. Yang pertama tentu eksekutif. Komite ini untuk pencegahan di dunia usaha, pencegahan ini baru berjalan 1,5 tahun,” tegasnya.

Menurutnua komite advokasi daerah beranggotakan organisasi perangkat daerah (OPD), bersama pengusaha Kadin serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Anggotanya OPD pemegang ijin usaha dan Kadin, dan asosiasi bisnis.

Selain Jateng, ada tujuh propinsi lainnya yang jadi pilot project komite advokasi yaitu Jawa Timur, Banten, Lampung, Riau, Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyambut baik berdirinya komite advokasi sebagai rintisan lembaga pencegahan korupsi.

Selama ini pengusaha selalu menyiapkan biaya lebih untuk mengurus perizinan dan membayar pungutan liar. Oleh karenanya, sanksi tegas diperlukan, selain upaya pencegahan. (far)

You might also like

Comments are closed.