Tangkal Virus WannaCry, Petugas RSUD Wongsonegoro Matikan Semua Komputer

METROSEMARANG.COM – Sejumlah petugas RSUD KRMT Wongsonegoro Kota Semarang memilih mematikan semua komputernya guna mengantisipasi masuknya virus Ransomeware WannaCrypt atau disebut WannaCry ke dalam piranti kerja mereka.

Ilustrasi

Tiap petugas sejak pagi tadi, Senin (15/5), mengecek satu persatu komputer di ruang server rumah sakit untuk mendeteksi apakah virus tersebut telah menjangkiti file-file penting milik mereka.

Susi Herawati, Direktur Utama RSUD KRMT Wongsonegoro mengatakan, semua komputer pegawainya dimatikan serentak selama 10 jam.

“Sebagian besar jaringan internet kami matikan sebagai langkah antisipasi masuknya virus WannaCry,” ungkap Susi saat disambangi wartawan di ruang kerjanya.

Petugasnya akhirnya memback-up semua data pasien ke server-server cadangan. Ia menyatakan akibat hal tersebut, aktivitas pelayanan pengobatan di rumah sakitnya tadi terpaksa dilakukan secara manual.

“Jadi kami memback-upnya hati-hati. Kami membedakan semua data yang ada agar kami tahu bahwa dunia maya ini sangat sangat mudah dimasuki virus berbahaya,” terangnya.

Di bangsal pasien, petugas rumah sakit juga mengecek ulang pada piranti lunaknya. Seorang pasien bernama Munafiah mengaku khawatir dengan adanya gangguan virus WannaCry.

Sebab, data setiap pasien sangat berharga dan rentan disalahgunakan. “Takut kalau nanti disalahgunakan oleh orang lain. Contohnya buat rekening dan sebagainya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, virus WannaCry yang menjangkiti komputer bisa mengunci database korbannya sehingga tidak bisa dipakai lagi. Otak peretas komputer korban lalu meminta uang tebusan Rp 4 Juta dalam bentuk bitcoin. (far)

You might also like

Comments are closed.