Tekad Sragen United Akhiri Puasa Kemenangan

METROSEMARANG.COM – Sragen United akan memaksimalkan laga kandang kontra Persipur Purwodadi pada lanjutan Liga 2 Grup 4, Minggu (9/7) besok. Skuad besutan Jaya Hartono juga bertekad menyudahi puasa kemenangan di empat laga sebelumnya.

Kahudi memberi instruksi kepada pemain Sragen United dalam sesi latihan di Stadion Citarum, Jumat (7/7) sore. Foto: metrosemarang.com

Sragen United sempat menyita perhatian di awal musim debut mereka dengan memecundangi tuan rumah Persipon Pontianak pada 23 April silam. Dengan materi pemain yang cukup mengilap untuk ukuran tim baru, Sragen United diprediksi bisa mengganggu dua tim unggulan di Grup 4, PSIS Semarang dan Persis Solo.

Selain pelatih Jaya Hartono, tim yang sebelumnya bernama Laga FC tersebut dihuni pemain-pemain berpengalaman di tiap lini. Duo eks Persis Solo, Agung Wowot dan Andrid Wibawa menjadi andalan di barisan belakang dan lini serang.

Dua pemain asal Jawa Timur, Lucky Wahyu Dwi Permana (eks Barito Putera) dan Ragil M Badai (eks Persela) jadi jaminan ketangguhan di lini tengah. Selain itu masih ada Wismoyo Widhistio (eks Gresik United) dan striker muda Jodi Kurniadi (eks PSS Sleman dan Timnas U-19).

Tapi, performa tim yang semula bermarkas di Stadion Taruna Sragen ini terus menurun, seiring konflik manajerial. Pada empat laga selanjutnya, Lucky Wahyu cs hanya mampu memetik satu poin hasil imbang tanpa gol kontra Persiba Bantul. Tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Asisten Pelatih, Kahudi Wahyu mengakui jika kondisi psikologis pemain sangat terganggu dengan konflik yang terjadi. Belum lagi dengan pengunduran diri Jaya Hartono yang kemudian digantikan Steffan Hansson. Mereka juga sempat berpindah home base ke Pacitan.

“Jelas kondisi psikologis tim sangat terganggu. Tapi, kami bersyukur tim ini punya pemain-pemain berpengalaman yang bisa membimbing pemain muda saat tim didera beragam masalah. Saya sangat mengapresiasi kekompakan tim ini,” kata Kahudi, Sabtu (8/7).

Mantan gelandang PSIS ini bilang bahwa anak asuhnya kembali menunjukkan gairah setelah pengelolaan klub diambil alih Asprov PSSI Jateng. Sebagian tunggakan gaji pemain juga sudah dibayarkan. Kendali tim juga kembali menjadi tanggung jawab Jaya Hartono.

Sebanyak 21 pemain sudah merapat ke Stadion Citarum yang bakal menjadi home base baru. Kondisi yang mulai kondusif ini menurut Kahudi harus bisa dijadikan momentum kebangkitan tim.

“Faktor fisik pemain jelas belum 100 persen karena mereka baru berkumpul pertengahan pekan in. Namun itu bukan alasan kami harus kalah dari Persipur. Inilah saatnya kami harus bangkit,” tegasnya.

Meski belum mengetahui kekuatan Persipur, Kahudi bakal mewaspadai barisan penyerang skuad racikan Wahyu Teguh itu. “Produktivitas gol mereka membuktikan bahwa lini serang Persipur tidak boleh dianggap remeh. Saya ingin pemain bisa main simple. Dengan kondisi fisik yang belum sempurna, tentunya kami tak akan melakukan pressure sepanjang pertandingan, situasional saja,” ujarnya.

Pada laga besok sore, dua pilar Sragen United dipastikan menepi dengan alasan berbeda. Kiper Andi Setiawan masih menjalani skorsing, sedangkan Agung Wowot belum pulih dari cedera. (twy)

 

 

You might also like

Comments are closed.