Teliti Pemasaran Madrasah, Fatkuroji Raih Doktor Manajemen Kependidikan Unnes

Fatkuroji bersama dosen penguji. Foto: metrosemarang.com/istimewa
Fatkuroji bersama dosen penguji. Foto: metrosemarang.com/istimewa

METROSEMARANG.COM – Dosen Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Dr Fatkuroji SAg MPd berhasil meraih gelar Doktor dalam bidang manajemen kependidikan di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Disertasi dengan judul “Pengembangan Model Manajemen Pemasaran Berbasis Layanan Pendidikan Madrasah Tsanawiyah Swasta di Kota Semarang” dapat dipertahankan dengan argumentasi akademik secara teoritis dan praktis.

Fatkuroji mengatakan, banyak anggapan bahwa madrasah sebagai lembaga kedua setelah sekolah. Dengan disertasi tersebut, ia mematahkan anggapan yang menurutnya keliru.

“Madrasah kini sudah beda dengan madrasah masa lalu. Dan hasil penelitian saya menunjukkan madrasah mampu menerapkan manajemen pemasaran,” terang pria asal Banyuwangi ini.

Untuk itu, lanjut Fatkuroji,  madrasah ke depan perlu menata kembali model manajemen pemasaran dengan lebih baik, sehingga kualitas siswa akan lebih unggul. Dari 10 Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Semarang yang diteliti dapat disimpulkan masih terdapat strategi pemasaran layanan jasa proses pembelajaran yang kurang menarik. “Biaya pendidikan tidak diikuti produk pendidikan yang terukur jelas,” katanya.

Hasil disertasi ini membuat model layanan manajemen pemasaran Madrasah Tsanawiyah dengan mengacu pada rumus 7 P (product, price, place, promotion, people dan physical evidence). “Maka slogan yang diusung adalah madrasah lebih baik dan lebih baik madrasah,” jelas Fatkuroji.

Fatkuroji tercatat sebagai doktor Unnes ke-209 dan doktor Manajemen Kependidikan Unnes ke-145 dengan masa kuliah 4,6 tahun dengan nilai sangat memuaskan. (din)

You might also like

Comments are closed.