Telur Raksasa di Gereja St Ignatius Raih Penghargaan Leprid

METROSEMARANG.COM-Dalam rangka memeriahkan perayaan paskah, tahun ini gereja St Ignatius Krapyak Semarang Barat menghadirkan telur raksasa. Replika telur itu dibuat dengan tinggi 4 meter, dan diameter 2,5 meter. Tak hanya indah, telur tersebut juga akan menarik perhatian jemaat gereja yang melihatnya karena keunikannya.

Telur raksasa itu pun mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) dan dinobatkan sebagai telur terbesar di Indonesia. Direktur Leprid Paulus Pangka menyerahkan penghargaan pada Sabtu (26/3) siang pukul 12.30 kepada pihak perwakilan gereja.

telur paskah krapyak

“Yang mendapat penghargaan ada tiga, gereja St Ignatius sebagai fasilitator, Romo Gregorius Suprayitno sebagai penggagas, dan Sukmono sebagai pelukis telur,” kata Romo Gregorius, Sabtu (26/03).

Ia menuturkan, replika telur tersebut dibuat dengan berat 50 kg. Bahan yang digunakan adalah bahan styrofoam. Untuk menyelesaikan telur tersebut dibutuhkan waktu selama tiga bulan. Sedangkan gambar pada telur mampu diselesaikan seniman gereja Sukmono dalam waktu 1 minggu.

Tema lukisan pun tak jauh-jauh dari perayaan paskah seperti kisah kebangkitan Yesus, tokoh-tokoh lintas, atau pun orang menari. Lukisan tersebut mempunyai makna tersendiri. “Lukisan telur sarat makna untuk memberikan pesan pada umat manusia,” tandasnya. (din)

You might also like

Comments are closed.