Tempati Eks Gedung Matahari, Pedagang Johar Wajib Setor Rp 1,5 Juta

Antrean pedagang yang akan menempati Johar Trade Mall, Senin (11/5) siang. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Antrean pedagang yang akan menempati Johar Trade Mall, Senin (11/5) siang. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Pascamusibah kebakaran di Kompleks Pasar Johar Semarang, Sabtu (9/5) malam lalu, pengelola Johar Trade Mall berinisiatif menyediakan kios untuk para pedagang yang hendak berjualan kembali. Pihak pengelola juga sudah menetapkan tarif sewa untuk kios-kios tersebut, yang besarnya bervariatif, mulai Rp 1,5 juta-Rp 7 juta.

Kios-kios tersebut rencananya akan dibuat di dalam lantai dua dan tiga bangunan yang terletak di Jalan Agus Salim Semarang, tepat di depan pasar Johar, yang dulunya dikenal dengan sebutan ‘Matahari Johar’ tersebut.

Kendati demikian, harga yang ditawarkan pihak manajemen tak main-main. Untuk menyewa satu petak kios, para pedagang akan dibebankan biaya sewa sebesar Rp 1,5 juta per bulan untuk jenis Pedagang Kaki Lima (PKL) di luar ruangan. Sedangkan, untuk kios di dalam ruangan dibanderol Rp 7 juta per bulan.

Pendaftaran untuk kios  itu sendiri sudah dibuka sejak hari ini, Senin (11/5). Ratusan pedagang yang mengetahui informasi tersebut pun langsung berkerumun mendatangi pihak manajamen mal untuk mendaftar.

“Daripada pindah ke tempat yang jauh, saya mending nyoba daftar sewa di sini dulu,” kata salah seorang pedagang, Aminah (30) di sembari menunggu antrean, Senin (11/5) sore.

Meski begitu, saat ditanya soal harga yang ditawarkan oleh pihak manajemen, Aminah mengaku harga yang ditawarkan sangatlah mahal. Ia berpendapat, dengan harga Rp 1,5 juta per bulan, sama saja ia harus membayar Rp 50 ribu per hari setiap memasuki kiosnya.

“Mahal banget Mas, kiosnya  juga berukuran 2 meter persegi. Tapi ini belum diminta bayar, baru pendataan,” imbuhnya.

Sementara, pihak pimpinan manajemen Johar Trade Mall sendiri saat akan dikonfirmasi terkait persewaan kios tersebut belum mau untuk memberikan keterangan. Namun, menurut salah seorang petugas pendataan, hingga saat ini tercatat sudah ada sebanyak 235 pedagang yang mendaftarkan dirinya untuk menempati kios tersebut

“Jangan sekarang Mas, pimpinan belum bisa ditemui. Saat ini baru 235 pendaftar,” katanya.

Pemkot Semarang sebenarnya sudah menyiapkan tiga lokasi sebagai penampungan sementara pedagang Johar, yakni di gedung parkir Kanjengan, Pasar Bulu lantai tiga dan Pasar Ikan Higienis Rejomulyo.

“Kalau tempat lain seperti Matahari yang terletak di depan Pasar Johar itu milik swasta, tapi akan kami bantu,” kata Wali Kota Hendrar Prihadi saat menggelar konferensi pers, siang tadi. (yas)

You might also like

Comments are closed.