Temukan Atribut Kampanye Ilegal, Tavip Wadul ke KPU

Pj Wali Kota Tavip Supriyanto (kanan) berkunjung ke kantor KPU Kota Semarang di Gedung Pandanaran, Kamis (17/9). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Pj Wali Kota Tavip Supriyanto (kanan) berkunjung ke kantor KPU Kota Semarang di Gedung Pandanaran, Kamis (17/9). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

 

METROSEMARANG.COM – Masih maraknya atribut kampanye ilegal, menjadi sorotan Penjabat (Pj) Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto. Temuan tersebut langsung dia adukan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang.

Tavip beserta rombongan SKPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan kunjungan di Gedung Pandanaran, Jalan Pemuda, Kamis (17/9). Pada kunjungan tersebut, Tavip mengaku baru kali pertama masuk ke gedung tersebut selama menjabat menjadi Pj Wali Kota Semarang.

Yang menjadi sasaran utama Tavip adalah kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang yang berada di lantai V. Kedatangannya disambut meriah oleh para anggota KPU beserta staf.

“Ini anggota KPU hanya sedikit, tetapi kinerjanya maksimal,” ujar Tavip sembari berkeliling kantor KPU. Dia juga menyempatkan diri menengok ruang kerja Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono kemudian berbincang mengenai Pilwakot di dalam ruang rapat KPU.

Di situ Tavip mengeluhkan mengenai banyaknya alat peraga kampanye (APK) ilegal yang masih banyak, terutama di beberapa pinggiran Kota Semarang.

“Saya kalau berkeliling di Mijen, Gunungpati dan sebagainya masih melihat banyak APK ilegal. Ini beberapa sudah saya foto,” kata dia sambil menujukkan layar Ponselnya kepada Henry.

Henry mengatakan terima kasih atas kunjungan balasan yang dilakukan Pemkot Semarang. Henry dalam kesempatan itu meminta Tavip untuk membantu mengerahkan warga Kota Semarang agar bersedia menjadi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam Pilwakot mendatang. (ade)

You might also like

Comments are closed.