Tentara yang Kedapatan Pungli Seleksi Taruna Akmil Bakal Dipecat

SEMARANG – Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, bakal menindak tegas oknum tentara yang kedapatan melakukan pungutan liar dalam proses seleksi calon taruna Akademi Militer (Akmil) tahun ini.

seleksi taruna akmil
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyematkan tanda pangkat kepada para taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian dalam acara wisuda prajurit di lapangan Sapta Marga, Akmil Magelang, 2 November 2017. (foto: metrojateng.com)

“Tidak ada yang main-main dengan menggunakan uang dan lain-lain, apabila ada yang mengaku bisa membantu untuk memasukan Taruna, laporkan kepada saya, hari ini juga akan diproses dan dicopot, bahkan akan dipermalukan dalam upacara sebagai oknum yang merusak citra TNI AD. Sebaliknya, begitu ada informasi sekecil apapun tentang orang tua calon taruna Akmil menyogok atau kolusi, maka putranya akan dicoret,” ungkap Mayjen Wuryanto, dalam keterangan yang diterima metrosemarang.com, Jumat (27/4).

Ia memastikan perekrutan calon taruna Akmil tidak dipungut biaya. Hal itu dilakukan demi meningkatkan pola perekrutan yang baik. Sehingga, ia mengingatkan kepada jajrannya agar tidak melakukan nepotisme penerimaan taruna Akmil.

Di tahun ini, dalam pemilihan calon taruna Akmil, telah diploting 250 orang putra-putra terbaik se-Indonesia. Kodam IV/Diponegoro sendiri dialokasikan 18 orang terbaik dari 522 orang yang mendaftar.

“Seleksi akan dilaksanakan secara ketat sehingga akan terpilih calon-calon Taruna Akmil yang terhebat, yang terbaik karena mereka disiapkan untuk pemimpin TNI AD,” ujar Wuryanto.

Ia berpesan kepada para orang tua calon taruna Akmil untuk yakin dan jangan takut. Disini semua memiliki kedudukan yang sama. “Maka dari itu, apabila berniat mendaftar sebaiknya sudah dikonsultasikan kesehatannya, dilatih lari, pull up, sit up, push up, sutel run, renang, psikologi supaya bisa lolos dan menjadi yang terbaik,” tuturnya. (far)

Comments are closed.