Tepis Mitos Gerhana Matahari, Siswa SMP Islam Sultan Agung 4 Gelar Doa Bersama

METROSEMARANG.COM – Fenomena alam gerhana matahari yang berlangsung hari ini, Rabu (9/3), rupa-rupanya tak ingin dilewatkan begitu saja oleh siswa SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang. Selain mengamati peristiwa langka tersebut, 475 siswa SMP di Jalan Kaligawe tersebut juga menggelar salat gerhana matahari.

Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Sejak pagi buta, mereka sudah berbondong-bondong menuju aula masjid sekolah. Sekitar pukul 06.30, salat pun dimulai.

Salat gerhana matahari di SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang. Foto: dok humas
Salat gerhana matahari di SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang. Foto: dok humas

“Fenomena langka ini harus kita sikapi dengan baik seperti menggelar salat gerhana dan doa bersama. Selain itu seluruh siswa bisa mengerti tata cara yang benar dalam melihat gerhana matahari,” papar Nur Kolis, Kepala Sekolah SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang.

Selain menggelar salat bersama, para siswa juga diberikan informasi tentang gerhana matahari yang terjadi dengan kegiatan kajian ilmiah melalui perseptif keilmuan, sains, budaya/mitos dan agama.

Menurut Miftahul Amirin, salah seorang pengajar, materi tersebut diberikan agar siswa dapat mengetahui alasan terjadinya gejala-gejala alam ini. Dengan demikian, mereka tidak terjebak dengan cerita-cerita takhayul yang tak memiliki dasar ilmiah dan kerap menyebar di masyarakat.

“Sehingga mereka tidak gagap fikih, kemudian tidak terbawa cerita-cerita mistis yang berkembang. Tetapi terpenting agar siswa-siswi lebih bersyukur dan memuji tanda dan kebesaran Allah SWT,” tuturnya.

Para siswa juga telah menyiapkan alat teropong untuk menyaksikan fenomena gerhana matahari. Mereka menggunakan teropong sederhana yang terbuat dari bahan-bahan bekas, seperti kardus bekas susu, lakban, alumunium foil dan kertas HVS putih. (*)

You might also like

Comments are closed.