Terapkan Moderasi Beragama di Tengah Masyarakat Plural

SEMARANG – Berada di tengah-tengah masyarakat plural, sangat penting bagi kita menerapkan sikap moderasi beragama. Hal itu disampaikan Ketua Rumah Moderasi Beragama UIN Walisongo, Imam Yahya selaku Ketua Rumah Moderasi Beragama, salah satu pemateri Webinar Nasional Online yang diselenggarakan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram Dari Rumah ke XI (MIT DR XI), Selasa (19/1).

Imam mengatakan, moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan perilaku yang adil, berimbang, dan tidak ekstrim dalam praktik beragama.

“Normanya saling mengengarkan satu sama lain, saling mengatasi perbedaan pemahaman keagamaan,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan salah satu Aktivis Nasional Persaudaraan Lintas Agama, Dewi Praswida, bahwa moderasi beragama sama dengan kebebasan beragama.

“Kita harus memiliki perspektif yang moderat,” tuturnya.

Koordinator kelompok sembilan KKN MIT DR-XI, Muhammad Muhlis Faroqi menyampaikan, tema webinar ini semoga bisa menambah wawasan kita dalam menerapkan sikap moderasi beragama di tengah kemajemukan bangsa Indonesia.

“Sudah saatnya kita bersikap dewasa dengan saling toleransi antar umat beragama,”pungkasnya.(ana)

You might also like

Comments are closed.