Tergusur Terminal, SD Cangkiran 1 akan Direlokasi ke Bekas Kandang Kerbau

METROSEMARANG.COM – Pengembangan Terminal Cangkiran di Kecamatan Mijen, Semarang, menjadikan SDN Cangkiran 1 harus direlokasi. Pemerintah Kota Semarang rencana akan merelokasi sekolah tersebut ke bekas kandang kerbau.

SD Cangkiran 1 akan direlokasi ke bekas kandang kerbau. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Adi Nurcahyo, Guru Kelas 6 SDN Cangkiran 1 mengatakan, belum ada pemberitahuan resmi dari Dinas Pendidikan terkait relokasi tersebut. Namun, pihak sekolah sudah tahu akan direlokasi berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat.

”Belum ada pemberitahuan (Dinas Pendidikan) ke sekolah. Tapi sudah tahu informasi itu (akan direlokasi) dari masyarakat,” katanya, Senin (21/8).

Menurutnya, sekolah tentu harus siap kalau kebijakan pemerintah memang memerintahkannya untuk relokasi. Apalagi sekolah sama-sama atau bagian dari pemerintahan.

”Karena sama-sama di pemerintahan, kalau ada relokasi atau disuruh pindah tentu harus siap,” ujarnya.

Tapi, pihaknya meminta disiapkan dahulu tempat pindah atau relokasinya sebelum sekolah digusur. Kalau hanya sekadar pindah tanpa disiapkan tempat relokasi tentu tidak akan mau.

”Kalau tempat relokasi siap kita siap-siap saja, tapi kalau selama belum ada penggantinya ya kami tidak mau,” katanya.

Dirinya juga mengaku belum tahu informasi sekolahnya akan dipindah atau dibangun kembali di bekas kandang kerbau, tidak jauh dari lokasi sekolah. Sepengetahuannya bekas kandang kerbau itu merupakan tanah bengkok kelurahan.

”Tapi sebagai bagian dari pemerintahan sekolah akan ikut perintah atasan (Dinas Pendidikan),” tegasnya.

”Tidak ada masalah di bekas kandang kerbau, yang penting ada pengganti sekolahan. Kalau guru kan istilahnya sendiko dawuh sama atasan,” tandasnya.

Jumlah murid SDN Cangkiran 1 saat ini sebanyak 231 anak. Salah satu murid, Kokoh Wahyudi mengatakan, sudah tahu sekolahnya akan digusur. Dia mengaku tidak terganggu belajarnya dengan masalah tersebut. (duh)

You might also like

Comments are closed.