Tersangka Korupsi Hibah KONI Titip Uang Pengganti Rp 50 Juta

Djody Aryo Setiawan dan Suhantoro saat akan dibawa menuju mobil tahanan, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.cok
Djody Aryo Setiawan dan Suhantoro saat akan dibawa menuju mobil tahanan, Kamis (9/4). Foto: metrosemarang.dok

SEMARANG – Tersangka kasus korupsi dana hibah KONI Kota Semarang Djody Aryo Setyawan kembali menjalani pemeriksaan di Kejari Semarang, Kamis (21/5). Dalam pemeriksaan tersebut, Djody yang merupakan bendahara tersebut juga mengembalikan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 50 juta.

“Dia (Djody-red) diperiksa atas perkara KONI sebagai tersangka. Ada pengembalian uang Rp 50 juta dari tersangka,” kata Kepala Kejari Semarang, Asep Nana Mulyana melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasie Pidsus), Sutrisno Margi Utomo kepada wartawan, Kamis (21/5).

Dalam kasus korupsi tersebut, diketahui adanya kegiatan dan pengadaan fiktif di dalam KONI dan diduga melibatkan pihak lain. Kegiatan fiktif itu di antaranya berupa menginap di sejumlah hotel dan losmen di Banyumas, Purwokerto.

Berdasarkan hasil penyidikan sebelumnya, penyidik Kejari Semarang menemukan kuitansi fiktif berupa kuitansi penginapan di enam hotel di Purwokerto atas nama pengurus KONI. “Kuitansi tersebut ada, namun pihak hotel tidak mengakui bahwa beberapa oknum terkait menginap di sana. Jumlah berkisar Rp 350 juta,” kata Sutrisno.

Selain Djody, rencananya, penyidik juga akan kembali memeriksa tersangka lain yaitu Suhantoro. PNS Pemkot Semarang ini juga menjadi tersangka dalam kasus raibnya uang kasda Rp 22,7 miliar yang disimpan di BTPN Semarang. (yas)

You might also like

Comments are closed.