Tertibkan Balon Udara, Ombudsman Gagas Pokja Terpadu bersama AirNav

METROSEMARANG.COM – Kantor Ombudsman Republik Indonesia menggagas pembentukan kelompok kerja (pokja) dengan melibatkan AirNav Indonesia untuk mengatasi gangguan penerbangan akibat pelepasan balon udara.

“Kita menggagas pembentukan pokja terpadu untuk menanggulangi tradisi pelepasan balon udara pada masa mendatang,” ungkap Anggota Ombudsman RI, Alvien Lie saat berkunjung ke Semarang, Kamis (20/7).

Ia mengatakan pihaknya sudah sepakat dengan para pemangku wilayah di Wonosobo untuk mengatur soal pelepasan balon udara. Ini agar hak masyarakat untuk mendapatkan kesenangan dapat terpenuhi sekaligus melindungi aktivitas penerbangan.

Bersama Kemenhub, pendekatan ditempuh secara edukatif agar terbentuk kesadaran sosial bagi masyarakat Wonosobo sehingga pelepasan balon udara tetap jadi pengembangan potensi wisata di Indonesia.

Sebab, sejauh ini ia melihat adanya kesenjangan pengetahuan dari masyarakat yang belum memahami permasalahan tersebut.

“Karena tradisi balon udara di Jateng yang telah mengalami pergeseran teknologi yang menimbulkan gangguan penerbangan, maka kami menindaklanjutinya bersama AirNav dan Polda Jateng untuk mengurangi resikonya,” tegasnya.

Novirianto Direktur AirNav Indonesia mengaku telah menemukan 63 balon udara yang mengganggu penerbangan saat Syawalan berlangsung di Wonosobo.

“Para pilot lokal maupun luar negeri banyak mengeluhkan hal ini karena itu dapat mengganggu keselamatan mereka saat mengudara,” katanya.

Ke depan, ia akan mengontrol tradisi pelepasan balon dengan berkoordinasi dengan polisi. “Kita tingkatkan safety dengan membelokan rute penerbangan,” tukasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.