Terungkap, Ini Pemicu Keributan yang Tewaskan Pengunjung Liquid Cafe

METROSEMARANG.COM – Polrestabes Semarang telah menetapkan satu orang tersangka, Angga (21) warga Boja, Kendal dalam kasus keributan di Liquid Cafe. Menurut pengakuan tersangka, saat itu dirinya mabuk minuman.

Tersangka penganiayaan pengunjung Liquid Cafe. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Tersangka memukul korban dengan botol minuman sebanyak tiga kali di bagian kepala yang mengakibatkan korban harus dilarikan ke rumah sakit hingga akhirnya tewas.

“Masalah awalnya sama temen. Saya kaget aja temen saya awalnya tu didorong, terus korban itu jatuh di depan saya. Nah saya langsung spontan ngambil botol mukul dia,” ujar Angga di Mapolrestabes Semarang, Selasa (24/10).

Menurut pengakuannya, ia baru pertama kali datang ke Liquid Cafe. Ia juga mengaku sangat menyesal melakukan hal tersebut. “Ya nanti kalau semisal ketemu dengan keluarga korban, yang paling utama saya mau minta maaf,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji mengatakan pihaknya telah mempersilakan tempat hiburan malam tersebut beroperasi. Sebelumnya tempat tersebut diberhentikan aktivitasnya guna melakukan rekonstruksi dan pemeriksaan terkait peristiwa itu.

“Kami menghimbau kepada pihak pengelola tempat tempat hiburan di Kota Semarang, manakala terjadi peristiwa serupa atau yang lain tolong segera laporkan kepada kami. Pihak security yang bekerja di tempat hiburan juga harus bisa menjaga kondusifitas selama ada di tempat hiburan itu,” pungkas Abi.

Diberitakan sebelumnya, keributan yang terjadi di Liquid Cafe Jalan MH Thamrin Semarang, Selasa (17/10) dinihari itu menewaskan M Yusuf warga Demak. Sebelumnya polisi sudah memeriksa tujuh saksi, termasuk Angga.

Kini Angga dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan mengakibatkan korban meninggal dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (fen)

You might also like

Comments are closed.