The Harvest Semarang, Cake Shop Berkonsep Modern Lifestyle Resto

The Harvest Semarang. Foto Metrosemarang/twitter//theharvestcakes
The Harvest Semarang. Foto Metrosemarang/twitter//theharvestcakes

SEMARANG – Atmosfer modern, berkelas dan berkarakter langsung menyeruak ketika memasuki The Harvest, di Jalan S. Parman nomor 72, Gajahmungkur, Semarang.

Sebuah VW Combi berhiaskan gambar seorang pengantin wanita terparkir di muka resto dan cake shop yang resmi dibuka Sabtu (20/12) ini. Senyum ramah para waitress menjadi pemanis resto yang didominasi warna abu-abu gelap. Kesan gelap sama sekali tak terasa di resto ini lantaran penggunaan jendela kaca yang lebar, sehingga memaksimalkan pantulan cahaya matahari ke dalam ruangan yang dulunya sebuah rumah.
Beberapa lampu gantung bergaya mewah tergantung di ruangan yang dipenuhi meja persegi yang ditata diagonal memanjang. Di sebelah kanan dan kiri adalah “dapur penyajian” berbagai macam menu, seperti cakes, macaroons, cookies, coklat Praline, dan aneka beverages.
Di tengah-tengah resto terdapat etalase yang menampilkan berbagai parcel Natal yang dapat dibeli konsumen. Yang cukup khas adalah banyaknya patung monyet ekor panjang berbahan dasar kayu yang menghiasi berbagai sudut resto ini.
General Manager The Harvest area Jawa-Bali, Hari Murti mengatakan, konsep resto yang modern dan menekankan pada lifestyle yang casual dipilih atas dasar survey yang dilakukannya selama setahun terakhir.
“Dari survey kami, di Semarang belum ada cake shop yang berkonsep modern seperti ini. Dan kebetulan, setahun terakhir mulai bermunculan resto-resto yang menawarkan leisure dan kenyamanan tempat, dan selalu ramai oleh konsumen. Maka konsep cake shop dipadu dengan resto dengan desain modern lifestyle kami pilih,” kata pria yang berdomisili di Surabaya ini.
Meski konsep modern, classic dan lux telah berhasil diwujudkan, Hari mengatakan, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengubah tampilan resto yang didominasi warna abu-abu gelap ini.
“Tim kami setiap tahunnya selalu melakukan brainstorming untuk mencari konsep resto baru yang sedang in. Jadi tahun depan bisa saja tampilannya berubah,” ujarnya. (ren)

 

activate javascript

You might also like

Comments are closed.