The Park Semarang Segera Hadir di Dekat Bandara

Mal Kelas High-End

Konsep mal yang ditawarkan akan lebih mengarah untuk entertainment

PUSAT berbelanjaan kelas high-end, The Park Semarang memulai pembangunannya di Kota Semarang, tepatnya di Jalan Madukoro Raya yang berada tidak jauh dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Kamis (24/1/2019). Mal ini akan dibangun lima lantai dan akan dilengkapi hotel bintang empat.

Direktur PT Putra Wahid Land, Denny Putra Husoso mengatakan konsep mal yang ditawarkan akan lebih mengarah untuk entertainment. Saat ini dia melihat, banyak orang yang menghabiskan waktu di mal bukan hanya untuk berbelanja, melainkan untuk hiburan.

Dia menyebutkan, Kota Semarang sebagai ibu kota provinsi harus memiliki pusat perbelanjaan yang menyasar kelas atas. Pihaknya akan menghadirkan tenant-tenant kelas internasional yang selama ini belum ada di Semarang.

“Dua lantai teratas rencananya akan dikonsentrasikan untuk food and beverage serta outdoor dining. Barulah lantai dasar difungsikan untuk tenant-tenant fashion,” katanya.

Selain itu, pengusaha lokal akan diajak untuk turut serta meramaikan The Park Semarang. Pihaknya akan menyediakan tempat yang bagus bagi para pelaku UMKM dan pengusaha lokal agar naik kelas dan setara dengan brand-brand internasional.

Menurut Head of Leasing and Operating Properties Nirvana Wastu Pratama, Teges Prita Soraya selaku operator menargetkan Mal akan mulai beroperasi pada September 2020 mendatang. Kemudian disusul hotel yang akan beroperasi enam bulan berikutnya.

Pihaknya melihat, prospek ekonomi di wilayah Madukoro yang dekat dengan bandara bisa sangat menjanjikan. Hal ini juga didukung dengan pembangunan Banjir Kanal Barat, jalanan dan infrastruktur lainnya untuk mencegah terjadinya banjir.

“Dulu daerah sini terkenal kurang bagus. Tetapi setelah dibenahi, ternyata menjadi sangat bagus. Kami harap bisa berkontribusi memajukan daerah Madukoro dan bisa menyerap tenaga kerja lokal serta menambah pendapatan daerah dari pajak,” tambah Denny.

The Park Semarang merupakan mal kedua yang berdiri setelah sukses di Solo. Sebanyak 80 persen slot tenant ditargetkan sudah terisi ketika pembukaan sehingga masyarakat langsung bisa berbelanja di The Park. (*)

You might also like

Comments are closed.