Tiga Bulan Tak Digaji, Gondrong Sikat Mesin Harley Davidson

IMG_2537

SEMARANG – Gara-gara tiga bulan gaji tidak dibayar, seorang montir bernama Dwi Fitriono alias Gondrong (36) warga Genuksari Atas RT03 RW04, Kel Tegalsari, Kec Candisari, Semarang, nekat mencuri mesin dan rangka sepeda motor milik pengguna jasanya.

Tak tanggung-tanggung, mesin dan rangka yang dicurinya adalah bagian dari sepeda motor besar asal amerika ‘Harley Davidson’ dengan nilai puluhan juta rupiah.

Aksinya sendiri ia lakukan pada Selasa (7/4) lalu di rumah milik pengguna jasanya yang diketahui bernama Hari (40) di jalan Tanah Mas Raya Blok B, No.47, Semarang.

Saat itu, sekitar pukul 22.00, berbekal mobil yang disewa di sebuah rental, ia bersama kedua temannya Ari Budi (34) warga Candisari, Semarang dan Yohanes  (22) warga  Semarang utara, beraksi saat rumah dalam keadaan sepi.

“Saya congkel pintu menggunakan obeng, kemudian kami masuk dan memindahkannya ke mobil,” kata Gondrong saat digelandang ke Mapolrestabes Semarang, Kamis (30/4) siang.

Gondrong sendiri mengaku nekat mencuri lantaran terlilit hutang jutaan rupiah. Ia pun memutuskan mencuri dan menjual mesin dan rangka sepeda motor tersebut.”Saya tiga bulan kerja merakit motor tidak dibayar. Makanya saya curi, saya terlilit hutang,” imbuhnya.

Sementara, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanuddin mengatakan, usai mengambil mesin dan rangka tersebut, pelaku menjualnya ke seorang penadah berinisial FS di daerah Kota Salatiga.

“Dijual Rp 35 juta, tapi baru dibayar Rp 20 juta. Dua temannya diberi masing-masing Rp 5 juta sementara dia Rp 10 juta. Penadahnya juga sudah kami amankan,” ucap dia.

Bersama pelaku, petugas berhasil mengamankan satu unit mesin dan rangka Harley Davidson jenis  Flastn tahun 1994, satu unit mobil Toyota Avanza H-8753-MR yang digunakan pelaku, beserta sebuah obeng dan tas perlengkapan bengkel.

Atas ulahnya, ketiga pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara. (yas)

You might also like

Comments are closed.