Tiga Hari Habisi Dua Nyawa, Pembunuh Bengis Ini Roboh Ditembak

Nico mempraktikkan cara menghabisi korbannya saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Rabu (27/1). Foto: metrosemarang.com/MS-02
Nico mempraktikkan cara menghabisi korbannya saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Rabu (27/1). Foto: metrosemarang.com/MS-02

METROSEMARANG.COM – Tim Reserse Mobile (Resmob) Polrestabes Semarang melumpuhkan pembunuh sadis yang telah menghabisi dua nyawa di Polder Tawang dan Tlogosari. Pelaku yang bernama Andrianus Niko (24), warga Pandansari, Tlogosari, Pedurungan ditangkap saat bersembunyi di rumah teman wanitanya di Simongan, Semarang Barat, Senin (26/1) dinihari.

Dalam penindakan yang dipimpin Kasubnit I Resmob Polrestabes Semarang Aiptu Janadi dan Ipda Dimas Charis Suryo Nugroho, petugas terpaksa melepaskan tembakan hingga menembus kaki kiri tukang parkir di Pasar Johar tersebut.

Niko mengaku, korban pertama adalah Veriadi (23), warga Ngablak, Genuk. Insiden itu terjadi di sekitar Polder Tawang, pada Sabtu (9/1) sekitar pukul 23.00. Penusukan yang mengikabatkan Veriadi meninggal dipicu lantaran dendam terhadap korban yang dua hari sebelumnya menantang pelaku.

“Saya saat itu nganter bapak beli gorengan di Poldar Tawang, tahu-tahu saya disamperin korban dan teman-temannya. Dia bilang kenapa kamu pendelak pendelik (melotot-red),” ungkapnya, saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Rabu (27/1).

Lalu, korban dan sejumlah rekannya itu menantang pelaku hingga membuat Niko dendam. “Saya masih kepikiran terus. Dua hari kemudian saya ajak tiga teman dan mencari mereka menggunakan angkot,” ujarnya.

Tiba di lokasi,  Nico langsung turun dan memukuli korban dibantu tiga rekannya. Nico yang telanjur emosi langsung mengeluarkan pisau dan menusukkan ke perut korban. Akibat tusukan itu korban jatuh hingga dilarikan ke RSUP Dr Kariadi. Korban akhirnya meninggal saat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit tersebut.

Pembunuhan berikutnya dilakukan pada Selasa (12/1) sekitar pukul 21.00 atau hanya berjarak tiga hari dari insiden di Polder Tawang. Korbannya adalah Eko Budi Prasetyo (22), warga Bugen Utara, Bangetayu, Genuk. Nico tega menusuk korban hingga akhirnya meninggal.

Gara-garanya sepeda motor mereka saling berbenturan saat melintas di depan Giant Swalayan, Jalan Tlogosari, Pedurungan. Setelah adu mulut, Nico yang emosi langsung mengeluarkan pisau dari balik bajunya dan langsung menusuk Eko.

“Korban Eko sempat dilarikan ke RS Pantiwilasa, tapi nyawanya tidak tertolong,” jelas Kapolrestabes Semarang Kombes Burhanudin.

Dalam penindakan tersebut pihaknya juga mengamankan pelaku yang berperan membantu Nico. Mereka adalah Andi Budiarto (25) dan Setya Nugraha (24), warga Brumbung, Demak. “Satu lagi masih buron,” ungkapnya. (MS-02)

You might also like

Comments are closed.