Tiga Ruas Jalan Ditutup, Begini Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru di Semarang

METROSEMARANG.COM – Sejumlah rekayasa lalu lintas di beberapa titik jalan protokol Kota Semarang akan dilakukan pada malam Tahun Baru, Minggu (31/12). Hal ini untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas pada malam pergantian tahun tersebut.

Ilustrasi

Sejumlah titik yang akan jadi pusat keramaian pada perayaan Tahun Baru di Kota Semarang, di antaranya Taman Tabanas, Tugu Muda, Simpang Lima, Balaikota dan Pantai Marina.

Sedangkan sejumlah akses jalan yang diberlakukan penutupan yakni jalan menuju Simpanglima. Yaitu yang melalui Jalan Pandanaran mulai perempatan Mugas akan ditutup sejak Minggu (31/12) pukul 20.00 WIB hingga Senin (1/1) pukul 03.00 WIB. 

Dengan adanya penutupan ini, maka Jalan MH. Thamrin mulai dari Simpang KFC sampai Kampung Kali diberlakukan dua arah. Tak hanya ruas Jalan MH. Thamrin, Jalan Indraprasta dan Jalan Imam Bonjol juga akan diberlakukan dua arah.

“Hal ini untuk menyikapi penutupan jalan di ruas Jalan Pemuda dimulai dari sisi depan Paragon Mall hingga simpang Tugumuda,” kata Kabag Humas dan Protokol Pemkot Semarang, Achyani, Kamis (28/12).

Penutupan ini dilakukan terkait adanya perayaan di Simpanglima, Balai Kota dan Tugu Muda. Karenanya, kata dia, arus lalu lintas dari Johar menuju Tugumuda akan dialihkan melalui jalan Piere Tendean (satu arah terbalik) – Jalan Imam Bonjol (menjadi dua arah) – Tugumuda.

Sedangkan untuk akses dari Tugu Muda menuju Johar akan diarahkan melalui Jalan Imam Bonjol (menjadi dua arah) – Jalan Tanjung – Jalan Pemuda – Johar Jalan Indraprasta – Jalan Imam Bonjol – Jalan Tanjung – Jalan Pemuda – Johar.

Di Balai Kota sendiri, pentas akhir tahun akan disemarakkan dengan penampilan sejumlah artis seperti Rockstar, Sangkala, The Corps Polda Band, dan OM Dewandaru. “Acara ini digelar gratis untuk dinikmati masyarakat umum mulai pukul 19.00 WIB,” kata Achyani. 

Tak hanya di pusat kota, perayaan tahun baru juga diselenggarakan di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Mijen dan Pedurungan dengan adanya hiburan musik. Harapannya, konsentrasi keramaian tidak hanya terjadi di pusat kota saja. (duh)

You might also like

Comments are closed.