Tim Sukses Ganjar Tuding Sudirman Said Langgar Aturan Kampanye

sudirman said
Sudirman Said di Pasar Tiban Salatiga. (foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto)

SEMARANG – Kehadiran Calon Gubernur Jateng Sudirman Said di acara pagelaran wayang pada Jumat (13/4) malam di Lapangan Bulutangkis RT 1 RW VIII Perumahan Sinar Waluyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang dipermasalahkan oleh tim sukses pasangan cagub Ganjar Pranowo dan Taj Yasin.

Tim pemenangan pasangan cagub nomer satu itu mempersoalkan karena merasa kedatangan Sudirman Said melanggar aturan. Sudirman datang disebut dengan mengenakan kaos kampanye dan sempat ikut memberikan sebuah sambutan.

Komandan Satgas NKRI Hendrar Prihadi mengatakan, setelah ditelisik, informasi acara wayangan mengunakan dana APBD Kota Semarang juga ternyata benar adanya. Karena itu pihaknya mempertanyakan diundangnya cagub Sudirman Said menghadiri acara wayangan.

‘’Wayangan itu menurut banyak orang bersumber dari APBD. Kita sudah cek di tingkat Kecamatan dan Kelurahan ternyata memang begitu,’’ kata Hendi, Kamis (19/4). Satgas NKRI sendiri termasuk tim sukses pasangan cagub Ganjar dan Taj Yasin.

Disebutkan, acara wayangan itu diketahui merupakan kegiatan rutin dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-471 Kota Semarag. Dan Sudirman Said sebagai salah satu calon gubernur datang karena diundang oleh tokoh masyarakat di tempat tersebut.

Hendi pun mendesak, agar tim sukses Ganjar-Taj Yasin segera melakukan upaya konsolidasi dan koordinasi dengan Panwas Kota Semarang untuk mengusut kedatangan Sudirman Said di acara wayangan tersebut.

‘’Apakah (kedatangan) itu diperbolehkan atau tidak. Kami mempercayakan kepada Panwas Kota Semarang untuk menilai apakah itu sudah melanggar ketentuan (kampanye) atau tidak,’’ ujarnya.

Lebih jauh, Hendi juga meminta Panwas Kota Semarang untuk menelisik lebih jauh apakah ada oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Semarang yang terlibat terkait kedatangan Sudirman Said.

‘’Pokoknya dicek, Panwas yang ngecek, siapa yang main-main. Apakah ada dari aparatur Pemkot, apakah ada oknum disitu yang main-main,” tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.